Berita

Fotokopi ijazah S1 Kehutanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Polisi Perlu Periksa Pratikno soal Ijazah Jokowi

SENIN, 27 APRIL 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Satu tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi, Rustam Effendi secara lugas menyebut dua nama dalam pusaran kasus ijazah Jokowi. 

"Nama Eko Sulistyo dan Pratikno disebut Rustam Effendi sebagai aktor dan dalang kasus ini," kata Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminaliasi Akademisi & Aktivis, Ahmad Khozinudin, dikutip Senin 27 April 2026.

Eko Sulistyo, mantan Ketua KPUD Surakarta disebut Rustam sebagai pihak yang membuat ijazah Jokowi di Pasar Pramuka, Jakarta. Sementara, Pratikno selaku Akademisi UGM disebut sebagai dalangnya.


"Sejauh ini, polisi belum mendalami pernyataan ini," kata Khozinudin.

Semestinya, dalam konteks penegakan hukum yang fair, polisi memanggil, memeriksa dan mengambil keterangan Eko Sulistyo dan Pratikno. 

"Sekaligus untuk dikonfrontir dengan Rustam Efendi," kata Khozinudin.

Eko Sulistyo sendiri tak memberikan klarifikasi ke publik. Mantan Ketua KPUD Solo ini seperti hilang ditelan bumi.

Sementara Pratikno yang saat ini menjabat Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kabinet Prabowo Gibran, juga diam. 

"Terakhir, dia hadir di Solo mengunjungi Jokowi namun tak mengeluarkan statement apapun terkait kasus ijazah palsu Jokowi," pungkas Khozinudin.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya