Berita

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu, 18 April 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Hasto Tegur Bupati Malang Buntut Lantik Anak jadi Kadis LH

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 01:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan Bupati Malang sekaligus kader PDIP, Sanusi yang melantik anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), disorot Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. 

Diungkapkan Hasto, pihaknya telah menerima informasi atas pelantikan yang dianggap sarat akan nepotisme tersebut. Ia menegaskan bahwa sistem meritokrasi harus dikedepankan oleh semua pejabat publik termasuk Kepala Daerah.

“Ya, kami telah mendapat informasi seperti itu. Fraksi PDI Perjuangan kami minta untuk mengkritisi hal tersebut. Ya, karena bagaimanapun juga sistem meritokrasi itu harus dibangun. Kita nggak bisa ya, mengedepankan hal-hal yang di luar meritokrasi tersebut,” tegas Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.


Berkenaan dengan itu, Hasto menyebut bahwa pendidikan politik itu sejatinya dimulai dari lingkungan terdekat dalam hal ini keluarga. 

“Tetapi prinsipnya jangan sampai ada praktik-praktik yang tidak adil. Itulah yang dikritisi oleh PDI Perjuangan,” kata politikus asal Yogyakarta ini. 

Lebih jauh, untuk kasus Bupati Malang yang melantik anaknya tersebut, Hasto berpandangan bahwa hal ini sangat tidak elok. 

“Jadi yang tadi, kalau orang Jawa itu bilang 'kurang elok' ya. Bapaknya bupati, anaknya kepala dinas ya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Malang yang juga kader PDIP, Sanusi melantik 447 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang pada Senin, 13 April 2026. 

Salah satu yang dilantik adalah anaknya sendiri, Ahmad Zulfikar Nurahman sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Dari ratusan pejabat yang dilantik, tiga di antaranya mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), yakni Indra Gunawan sebagai Kepala Satpol PP, Ahmad Zulfikar Nurahman sebagai Kadis LH, serta Asri Lutifatun Nisa sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya