Berita

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo (Foto: RMOL/jamaludin Akmal)

Hukum

Direktur Kepatuhan Bank Papua Diperiksa Kasus Korupsi

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 14:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seorang direktur Bank Papua sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana penunjang operasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan pada Jumat, 17 April 2026, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih,” ujar Budi kepada wartawan.


Saksi yang diperiksa adalah Betty Juliaantje Parinussa selaku Direktur Kepatuhan Bank Papua.

Sebelumnya, pada 11 Juni 2025, KPK telah menetapkan Dius Enumbi sebagai tersangka dalam perkara ini. Ia merupakan mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kepala Daerah Provinsi Papua.

Dalam kasus tersebut, Dius diduga terlibat korupsi bersama mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang mengakibatkan kerugian negara hingga Rp1,2 triliun. Penetapan tersangka terhadap Dius dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) tertanggal 5 Januari 2024.

Dana hasil korupsi itu diduga digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pembelian pesawat pribadi (private jet) yang saat ini berada di luar negeri dan diberi label RDG Airlines.

Dalam proses penyidikan, KPK juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Papua pada 4 November 2024. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik (BBE) yang berkaitan dengan perkara ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya