Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Perdamaian Timur Tengah Redam Kenaikan Harga Minyak

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 09:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia turun pada perdagangan awal Jumat, 17 April 2026, seiring meningkatnya harapan bahwa konflik di Timur Tengah dapat segera mereda. 

Optimisme ini muncul setelah dimulainya gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon, serta rencana pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dalam waktu dekat.

Dikutip dari Reuters, di awal sesi harga minyak mentah Brent turun sebesar 1,34 Dolar AS atau 1,35 persen menjadi 98,05  per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah 1,65 Dolar AS atau 1,74 persen ke level 93,40 Dolar AS per barel, setelah sebelumnya sempat menguat.


Sentimen positif pasar dipicu oleh pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut bahwa AS dan Iran kemungkinan akan menggelar pembicaraan pada akhir pekan. Ia mengatakan kedua pihak sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan, meski hasil akhirnya masih belum pasti. 


Trump juga mengungkapkan bahwa Iran disebut bersedia untuk tidak mengembangkan senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun. Pernyataan ini semakin memperkuat ekspektasi bahwa ketegangan geopolitik dapat berkurang dalam waktu dekat.

Meski kini turun di bawah 100 Dolar AS per barel, harga masih bertahan di kisaran 90-an Dolar AS dalam sepekan terakhir, mencerminkan pasar yang masih diliputi ketidakpastian.

Di tengah perkembangan tersebut, negosiator AS dan Iran dilaporkan mulai mengalihkan fokus ke kesepakatan sementara guna mencegah konflik kembali memanas. Namun, operasi militer Israel di Lebanon masih menjadi faktor penghambat utama dalam upaya mencapai perdamaian yang lebih luas di kawasan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya