Berita

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati (kedua dari kiri). (Foto: Humas BGN)

Nusantara

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 02:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Sulawesi Tengah terus mematangkan strategi komunikasi publik guna memastikan informasi yang beredar di masyarakat tetap akurat dan terbebas dari hoax. 

Penguatan ini menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan dinas Badan Gizi Nasional (BGN) ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis, 16 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, BGN bersama Balai Karantina Indonesia mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat literasi digital dan sistem filtrasi disinformasi, termasuk menjajaki kerja sama dengan Pemda Jawa Timur sebagai daerah yang telah memiliki praktik baik dalam pengelolaan isu hoax.


Satgas MBG yang diketuai Gubernur Sulawesi Tengah dan dikoordinasikan Wakil Gubernur kini mulai mengadopsi pendekatan komunikasi yang lebih adaptif. Salah satunya melalui produksi konten edukasi dengan pendekatan soft selling dan natural, serta pelibatan influencer atau content creator lokal guna menyampaikan narasi positif kepada masyarakat.

Selain itu, optimalisasi kanal komunikasi publik juga akan dilakukan melalui penayangan konten di videotron pada sejumlah ruas jalan protokol, serta produksi dokumenter yang akan ditayangkan melalui kanal YouTube resmi BGN. Langkah ini diharapkan mampu menjangkau audiens yang lebih luas secara efektif.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa penguatan komunikasi publik merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan program MBG di daerah.

“Program MBG memiliki dampak langsung bagi masyarakat, sehingga penting untuk memastikan informasi yang beredar tidak menyesatkan. Upaya filtrasi hoaks dan penguatan literasi digital menjadi bagian dari strategi utama yang kami dorong bersama daerah,” ujar Hida dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 16 April 2026.

Menurut dia, kolaborasi lintas wilayah seperti Pemda Sulawesi Tengah dengan Jawa Timur menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan disinformasi yang semakin kompleks di era digital.

“Penanganan hoaks tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antardaerah agar strategi komunikasi publik semakin kuat dan terarah,” jelasnya.

Hida juga menekankan pentingnya pendekatan komunikasi yang relevan dengan karakter masyarakat saat ini, termasuk melalui keterlibatan kreator lokal.

“Kami mendorong pendekatan yang lebih humanis dan dekat dengan keseharian masyarakat. Dengan melibatkan influencer lokal, pesan edukasi diharapkan lebih mudah diterima dan dipercaya,” tutupnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya