Berita

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi puluhan ribu posisi dalam program Koperasi Desa (Kopdes) dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan sebanyak 35.476 lowongan disiapkan dan proses rekrutmen dilakukan melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dengan skema seleksi terbuka. 

Para peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan menyandang status sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan pola Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.


"Pemerintah, melalui Panitia Seleksi Nasional SDM PHTC, akan membuka rekrutmen untuk putra-putri terbaik Indonesia untuk ikut serta dalam pengelolaan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih," ujar Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, seperti dikutip pada Kamis, 16 April 2026.

Dari total lowongan yang dibuka, sebanyak 30.000 posisi dialokasikan untuk manajer koperasi KDKMP yang berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sementara 5.476 posisi lainnya diperuntukkan bagi pegawai KNMP yang akan bekerja di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Pendaftaran telah dibuka sejak 15 April hingga 24 April 2026 melalui situs resmi phtc.panselnas.go.id. Seleksi terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari seluruh jurusan, dengan syarat IPK minimal 2,75 dan batas usia maksimal 35 tahun.

"Selain itu, kami tegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi ini tidak dipungut biaya apapun," lanjut dia.

Zulhas juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen ini. Ia menegaskan tidak ada pihak yang bisa menjamin kelulusan di luar mekanisme resmi.

"Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan. Bila ada pihak yang minta imbalan, nanti janji lulus, nah itu berarti menipu, berbohong," terangnya.

Program ini disebut sebagai tahap awal dari target ambisius pemerintah membangun hingga 80.000 unit KDKMP di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat, sekitar 30.000 hingga 40.000 unit ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini.

"(KDKMP) yang akan jadi bulan Juni-Juli ini kira-kira 30.000 sampai 40.000 unit, sementara totalnya 80.000 unit. Jadi rekrutmennya bertahap," imbuh dia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya