Berita

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan jajaran direksi dalam paparan kinerja kuartal I/2026. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

RABU, 15 APRIL 2026 | 21:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat capaian penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp530 triliun untuk sekitar 6 juta unit rumah sepanjang lima dekade terakhir atau sejak 1976.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan angka tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah perseroan.

"Di bulan April kemarin kita mulai pertama kali BTN capai 6 juta KPR sepanjang sejarah BTN. Jadi ini angka yang luar biasa. Udah Rp530 triliun kita disburse," kata Nixon dalam konferensi pers paparan kinerja di Jakarta pada Rabu, 15 April 2026.


Ia menambahkan, total penyaluran tersebut diyakini akan terus bertumbuh ke depan. Hal ini seiring masih tingginya kebutuhan pembiayaan perumahan di Indonesia.

Menurutnya, rasio KPR terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara lain di ASEAN.

“Kita masih sekitar 4 sampai 4,5 persen. Bandingkan dengan Singapura dan Malaysia yang sudah di atas 30 persen,” jelasnya.

Nixon menilai kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang, mengingat sebagian besar pembangunan rumah di Indonesia masih dilakukan secara swadaya. Model ini, kata dia, kerap berbanding terbalik dengan kualitas hunian secara umum.

“Kalau kita ingin mendorong rumah layak huni, maka kebutuhan KPR sebagai solusi masih sangat dibutuhkan,” tegasnya.

BTN pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya program 3 juta rumah.

Sementara itu, pada kuartal I/2026, BTN mencatat penyaluran kredit sebesar Rp400,63 triliun, tumbuh 10,3 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan Rp363,11 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Segmen KPR Subsidi masih menjadi penopang utama dengan nilai penyaluran mencapai Rp193,55 triliun atau tumbuh 7,7 persen yoy. Adapun KPR Non-Subsidi tercatat sebesar Rp112,56 triliun, naik 5,4 persen yoy.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya