Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat. (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Dorong Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru Madrasah

RABU, 15 APRIL 2026 | 16:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 15 April 2026. Pertemuan ini membahas upaya peningkatan kesejahteraan sekaligus penguatan kapasitas guru madrasah melalui pemanfaatan teknologi.

Dalam audiensi tersebut, PGM menyampaikan sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan pelatihan berbasis teknologi hingga tantangan regulasi yang masih dihadapi guru madrasah, khususnya dalam aspek kesejahteraan dan kepastian status kepegawaian.

Sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk guru madrasah, melalui kebijakan yang terintegrasi dan selaras antar kementerian/lembaga.


Dalam pertemuan tersebut, Gibran mengapresiasi peran PGM dalam memperjuangkan aspirasi guru madrasah di seluruh Indonesia. Ia menegaskan berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan ke depan.

Khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan serta penguatan kapasitas guru. Selain itu, Wapres juga menekankan pentingnya pemerataan pelatihan berbasis teknologi agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, PGM turut menyampaikan undangan kepada Wapres untuk menghadiri Hari Lahir ke-18 PGM dan PGM Award 2026 di Bandung, sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungan Wapres terhadap penguatan peran guru madrasah.

Ketua Umum Perkumpulan Guru Madrasah (PGM), Yaya Ropandi, menyampaikan pihaknya telah mengusulkan penguatan program pelatihan berbasis teknologi, termasuk di bidang kecerdasan artifisial (AI) dan robotika, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru madrasah.

“Alhamdulillah kami juga menyampaikan bagaimana peningkatan kualitas guru madrasah berkaitan dengan pelatihan AI dan robotika di madrasah. Pak Wapres sudah memberikan sinyal bahwa program itu harus kita lakukan. Bahkan saya mengusulkan agar pelatihan tersebut dapat dilaksanakan di setiap provinsi,” ujarnya usai audiensi.

Selain peningkatan kapasitas, PGM juga menyampaikan kendala dalam peningkatan kesejahteraan guru madrasah, terutama terkait belum adanya regulasi yang mengatur pengangkatan guru madrasah swasta sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)  sekaligus mendorong pemerataan pelatihan berbasis teknologi.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya