Berita

Polda Riau dan kepolisian Malaysia menjalin kerja sama penanganan kejahatan lintas negara. (Foto: Dok. Polda Riau)

Presisi

Polda Riau–Polis Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Lintas Negara

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 19:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polda Riau menjalin kerja sama penanganan kejahatan lintas negara, khususnya narkotika, terorisme, dan berbagai kejahatan transnasional lain melibatkan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Penguatan kerja sama ini diawali dengan kunjungan kerja Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ke Malaysia pada 6-8 April 2026. Dalam kunjungan kerja itu, Kapolda bertemu dengan sejumlah elite Polis Diraja Malaysia, mulai dari Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN), Special Branch E3, unit counter terrorism E8, hingga Ketua Polis Melaka.

“Kunjungan ini untuk memperkuat kolaborasi konkret dalam menghadapi peredaran narkotika lintas batas. Kami ingin membangun sistem kerja sama yang lebih cepat, presisi, dan real time antara Indonesia dan Malaysia,” kata Irjen Herry dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 April 2026.


Pertemuan pertama dilakukan dengan JSJN Malaysia yang dipimpin DCP Mat Zani Mohd Salahuddin Che Ali bersama jajaran. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dalam penanganan tindak pidana narkotika, termasuk pertukaran informasi intelijen dan analisis nomor telepon lintas negara.

Pada hari yang sama, Kapolda Riau juga bertemu dengan Special Branch E3 Malaysia membahas sejumlah isu strategis lintas negara seperti narkotika, terorisme, hingga penyelundupan manusia (people smuggling).

Jalur masuk ilegal melalui wilayah perairan Dumai menjadi perhatian bersama kedua negara.

“Kami membutuhkan dukungan informasi dari pihak Malaysia karena karakter kejahatan ini lintas negara. Tanpa kerja sama yang kuat, penanganannya tidak akan optimal,” tegasnya.

Selain persoalan kriminalitas, kedua pihak juga membahas isu lingkungan, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi berdampak lintas negara. Polda Riau disebut telah melakukan berbagai langkah preventif melalui program Desa Bebas Api serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan.

Kapolda Riau bahkan mengundang pihak Malaysia untuk melakukan patroli udara bersama guna memantau kondisi wilayah sekaligus mengantisipasi potensi kabut asap di kawasan regional.

Rangkaian kunjungan juga diisi silaturahmi dengan sejumlah tokoh keamanan Malaysia, termasuk Tan Sri Abdul Hamid Bador dan Datuk Ing, yang membahas refleksi kerja sama penanganan terorisme serta penguatan program deradikalisasi.

Selanjutnya, Kapolda Riau bertemu dengan unit counter terrorism E8 Malaysia. Dalam pertemuan tersebut terungkap adanya fenomena baru radikalisasi di kalangan anak muda, termasuk melalui media sosial dan game online.

Kedua pihak sepakat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat pertukaran informasi intelijen guna mendeteksi dini potensi ancaman tersebut.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan pertemuan bersama Ketua Polis Melaka DCP Dzulkhairi Mukhtar. Dalam kesempatan itu, kedua pihak kembali menegaskan pentingnya penguatan kerja sama keamanan, termasuk dalam penanganan karhutla, terorisme, dan berbagai kejahatan lintas negara lainnya.

“Kita ini satu rumpun Melayu. Silaturahmi bukan sekadar pertemuan, tetapi jalan untuk menyatukan tujuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing,” tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya