Berita

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Didi Mahardhika Sukarno (Foto: Istimewa)

Politik

Kebebasan Berpendapat Tidak Boleh Jadi Alat Menciptakan Ketidakstabilan

RABU, 08 APRIL 2026 | 04:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kritik sepatutnya bertujuan memperbaiki, bukan melemahkan kepercayaan publik secara sistematis.

"Kalau itu yang terjadi, namanya distorsi demokrasi," kata  Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Didi Mahardhika Sukarno melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu 8 April 2026.

Didi menilai praktik seperti ini berbahaya, terutama di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. 


Polarisasi yang dipicu oleh delegitimasi politik justru dapat menggerus persatuan nasional dan melemahkan posisi Indonesia di kancah internasional.

Putra Rachmawati Soekarnoputri ini melanjutkan, demokrasi Indonesia harus tetap berpijak pada nilai gotong royong, musyawarah, dan kepentingan bangsa. 

Ia turut mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat tidak boleh berubah menjadi alat menciptakan ketidakstabilan.

Didi melihat, dalam situasi saat ini, Indonesia membutuhkan stabilitas politik yang ditopang kritik konstruktif, bukan serangan yang melemahkan legitimasi negara. 

Baginya, nasionalisme tidak hanya soal melawan pengaruh luar, tetapi juga menjaga kohesi di dalam negeri.

Ia menambahkan bahwa perjuangan menjaga Indonesia tidak berhenti pada kemerdekaan, tetapi berlanjut dalam menjaga arah demokrasi agar tetap berada di jalur yang memperkuat, bukan melemahkan bangsa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya