Berita

Pengumuman kenaikan harga plastik. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Purbaya Santai Hadapi Lonjakan Harga Plastik: Masih Terkendali

RABU, 08 APRIL 2026 | 02:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai harga plastik masih dalam batas aman meski kenaikan harga tersebut banyak dikeluhkan pelaku UMKM.

Menurutnya, kenaikan harga plastik tidak lepas dari lonjakan harga minyak dunia sebagai bahan baku utama.

“Secara umum sih masih terkendali,” kata Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa 7 April 2026.


Purbaya menegaskan, pemerintah tidak akan gegabah dalam merespons kenaikan harga tersebut. Ia menyebut, langkah kebijakan harus didasarkan pada sumber tekanan inflasi.

“Sebagai regulator atau pembuat kebijakan, kita harus lihat dulu inflasinya berasal dari demand pull atau bukan. Demand pull itu inflasi karena permintaan terlalu tinggi, ekonomi tumbuh terlalu cepat, sehingga harga naik dan terjadi overheating,” ujar Purbaya.

Menurutnya, jika inflasi dipicu oleh tingginya permintaan, maka salah satu opsi adalah memperlambat laju pertumbuhan ekonomi melalui intervensi kebijakan, terutama oleh bank sentral.

“Kalau itu yang terjadi, maka pertumbuhan ekonomi perlu diperlambat. Biasanya bank sentral yang bergerak lebih dulu, baru kemudian kebijakan lain mengikuti,” kata Purbaya.

Namun, ia juga mengingatkan adanya inflasi cost push, yakni kenaikan harga yang disebabkan oleh meningkatnya biaya produksi seperti bahan baku dan transportasi. Dalam kondisi ini, kebijakan moneter dinilai tidak selalu efektif.

“Kalau cost push, kebijakan bank sentral tidak terlalu efektif. Kita perlambat ekonomi pun, harganya belum tentu turun karena memang biayanya yang naik,” pungkas Purbaya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya