Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta pada Selasa, 7 April 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Kaget Motor Listrik BGN Sudah Ada: Tahun Lalu Kita Tolak

SELASA, 07 APRIL 2026 | 20:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui soal pengadaan puluhan ribu motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) yang ramai beredar di media sosial.

Ia bahkan terlihat kaget setelah mendapat kabar motor listrik itu sudah ada di tanah air.

"Mobil SPPG? Tahun lalu? Sudah beli? Oh nggak (nggak tahu)," kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.


Menurut Purbaya, rencana pengadaan motor dan komputer untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebenarnya pernah diajukan BGN pada tahun lalu. Namun saat itu, Kementerian Keuangan telah menolak usulan tersebut.

"Setahu saya tahun lalu pernah diajukan juga untuk motor dan komputer kalau nggak salah ditolak, untuk tahun ini saya nggak tahu, tapi nanti saya cek lagi, harusnya sama treatmentnya," jelasnya.

Ia menegaskan, penggunaan anggaran MBG seharusnya lebih diarahkan pada kebutuhan utama, yakni penyediaan makanan. Namun, demikian Purbaya menilai pelaku usaha juga memiliki ruang untuk membiayai kebutuhan operasionalnya sendiri.

"Bukan nggak boleh, kita nggak tahu programnya seperti apa, tapi kan harusnya utamanya untuk makanan. Kalau yang pebisnis kan udah untung cukup, mereka cicil dari sana harusnya, tapi saya akan double cek lagi. Tahun lalu kita sudah tolak," tutur Purbaya.

"Tapi sekarang saya belum tahu, saya akan cek lagi seperti apa. Ini gosip ya? Saya cek lagi," tambahnya.

Di sisi lain, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan  pengadaan motor listrik masuk dalam rencana anggaran 2025. Kendaraan tersebut ditujukan untuk menunjang operasional Program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan dalam keterangan yang diterima redaksi.

Namun, Dadan mengatakan unit motor yang telah tersedia saat ini belum disalurkan karena masih menunggu penyelesaian proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Ia juga membantah kabar jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit dan menyebut informasi tersebut tidak benar.

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," tandasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya