Berita

Gempa d Manadoi Akun Instagram @bnpb_Indonesia

Politik

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

SABTU, 04 APRIL 2026 | 14:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi V DPR RI mendorong pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera melakukan asesmen kerusakan infrastruktur terdampak gempa Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut). 

Utamanya, harus fokus pada pemulihan fasilitas vital yang menunjang aktivitas masyarakat.
 
Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto juga meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memastikan kondisi pelabuhan dan bandara tetap aman dan operasional. Pemeriksaan terhadap runway dan dermaga pascagempa dinilai penting guna mendukung kelancaran distribusi logistik ke wilayah terdampak.
 

 
Ia menegaskan, Komisi V DPR RI akan terus mengawal kinerja seluruh kementerian dan lembaga terkait agar penanganan bencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
 
“Komisi V akan memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secara optimal, dengan koordinasi yang kuat dan fokus utama pada perlindungan masyarakat,” tegas Edi kepada wartawan, Sabtu, 4 April 2026.

Politikus PDIP ini berharap penanganan gempa ini dapat dilakukan secara komprehensif, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan.

“Sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali beraktivitas dengan aman,” harapnya. 

Gempa dengan kekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut) pada Kamis, 2 April 2026 pagi waktu setempat. Gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami dan menimbulkan dampak di sejumlah titik.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya