Berita

Ilustrasi jet tempur F-15E Strike Eagle yang ditembak jatuh Iran (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube ABC News)

Dunia

Jet AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Berlangsung di Tengah Ancaman Balasan

SABTU, 04 APRIL 2026 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran dilaporkan berhasil menembak jatuh jet tempur Amerika Serikat di wilayahnya pada Jumat, 3 April 2026. Insiden ini memicu operasi penyelamatan besar-besaran terhadap para pilot yang terlibat.

Dikutip dari New York Times pada Sabtu, 4 April 2026, satu dari dua pilot telah berhasil ditemukan dan diamankan. Sementara itu, satu pilot lainnya masih belum diketahui keberadaan maupun kondisinya hingga saat ini.

Dalam kronologi kejadian, Iran mengklaim pesawat yang ditembak jatuh adalah jet tempur canggih F-35. Namun, sejumlah analis menilai bahwa puing-puing yang ditemukan, termasuk kursi pelontar, lebih sesuai dengan pesawat F-15E Strike Eagle. Selain itu, satu pesawat lain jenis A-10 Thunderbolt II dilaporkan sempat keluar dari wilayah udara Iran. Pilotnya berhasil melontarkan diri sebelum akhirnya diselamatkan.


Menanggapi insiden tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan meningkatkan serangan terhadap Iran. Ia menyebut bahwa infrastruktur penting seperti jembatan dan pembangkit listrik dapat menjadi target berikutnya. Trump juga menegaskan bahwa militer AS belum sepenuhnya mengerahkan kekuatannya dan masih memiliki berbagai opsi serangan.

Sebelumnya, militer AS dilaporkan telah menyerang jembatan strategis yang menghubungkan Teheran dan Karaj hingga tidak dapat digunakan. Pernyataan ini langsung mendapat respons dari pihak Iran. Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, memperingatkan bahwa jika ancaman tersebut benar-benar direalisasikan, maka tindakan balasan akan segera dilakukan.

Ia juga menegaskan bahwa infrastruktur energi dan teknologi milik Israel, serta perusahaan-perusahaan di kawasan yang memiliki keterkaitan dengan AS, dapat menjadi sasaran serangan. Hal ini menunjukkan bahwa konflik berpotensi meluas, tidak hanya di sektor militer, tetapi juga ke sektor energi dan ekonomi.

Di tengah meningkatnya ketegangan, sejumlah insiden lain turut memperburuk situasi. Serangan drone dilaporkan menghantam kilang minyak di Kuwait, sementara serpihan drone yang berhasil dicegat menyebabkan kebakaran di fasilitas gas terbesar di Uni Emirat Arab. Insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta menghentikan sementara operasional fasilitas.

Upaya meredakan konflik pun belum menunjukkan hasil. Iran dilaporkan menolak tawaran gencatan senjata selama 48 jam yang diajukan Amerika Serikat melalui pihak ketiga. Berbagai upaya diplomasi yang melibatkan negara-negara kawasan disebut telah menemui jalan buntu.

Di sisi lain, Israel dikabarkan menunda beberapa rencana serangan guna menghindari gangguan terhadap operasi penyelamatan. Namun, operasi tersebut tidak berjalan sepenuhnya aman, karena helikopter penyelamat AS sempat ditembaki dan menyebabkan korban luka di pihak awak.

Iran menegaskan tidak akan menyerah meskipun infrastruktur sipil menjadi target serangan. Menteri Luar Negeri Iran bahkan menyebut serangan terhadap fasilitas sipil sebagai tanda kelemahan moral dari pihak lawan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya