Berita

Wakil Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Alif Kamal. (Foto: Istimewa)

Politik

Usut Tuntas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

SENIN, 30 MARET 2026 | 14:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus gugurnya seorang anggota TNI yang menjadi pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL)  di Lebanon, agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Wakil Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Alif Kamal menegaskan bahwa insiden tersebut harus segera diusut secara menyeluruh dan transparan, termasuk menelusuri asal amunisi serta pihak atau kelompok yang bertanggung jawab.

"Ini penting agar ada kejelasan dan pertanggungjawaban," ujar Alif dalam keterangannya di Jakarta, Senin 30 Maret 2026. 


Ia juga menekankan bahwa kehadiran pasukan perdamaian Indonesia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan wujud nyata dari amanat Pembukaan UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Karena itu, menurutnya, keselamatan seluruh prajurit Indonesia yang bertugas di luar negeri harus menjadi prioritas utama dan dijamin secara maksimal.

Lebih lanjut, Alif mengingatkan agar insiden ini tidak memperkeruh situasi global yang saat ini tengah bergejolak. Ia menilai, langkah penyelidikan yang menyeluruh dan objektif menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sekaligus memastikan adanya pihak yang bertanggung jawab.

“Kita tidak ingin situasi ini semakin memperburuk kondisi global yang sedang tidak stabil. Namun, keadilan harus ditegakkan," kata Alif.

"Penyelidikan yang menyeluruh penting agar kita dapat meminta pertanggungjawaban dari pihak yang menewaskan prajurit kita,” sambungnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya