Berita

Penerimaan siswa baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara. (Foto: Dok. Humas Polri)

Presisi

400 Siswa Ikut Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara

MINGGU, 29 MARET 2026 | 20:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 400 siswa terbaik dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi terpusat penerimaan siswa baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) tahun ajaran 2026/2027 di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Para peserta yang merupakan hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II itu mulai berdatangan ke Akpol Semarang sejak akhir pekan ini. Mereka akan mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung mulai 31 Maret 2026.

Sebelumnya, SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah menetapkan 400 peserta terbaik secara nasional untuk melanjutkan ke tahap akhir seleksi. Tahapan ini menjadi fase krusial dalam proses penjaringan calon siswa unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.


Dari total sekitar 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13 persen dari seluruh provinsi di Indonesia.

Pada NST Tahap II, peserta diuji kemampuan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kemampuan Bahasa Inggris. Penilaian menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif dan adaptif.

Penetapan kelulusan dilakukan melalui sistem pemeringkatan nasional. Skor peserta yang masuk 400 besar berada pada rentang 630 hingga 770, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 580.

“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos adalah representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi objektif,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Minggu, 29 Maret 2026.

Seleksi terpusat di Akpol Semarang bertujuan memastikan seluruh peserta memperoleh standar penilaian yang sama. Proses tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi Polri dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan yang berkualitas.

Sebanyak 400 peserta yang lolos berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.

Secara komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki atau sekitar 62,75 persen dan 149 perempuan atau 37,25 persen.

Pada tahap seleksi terpusat di Akpol Semarang, para peserta akan mengikuti berbagai tahapan seleksi akhir. Di antaranya tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, penelusuran mental kepribadian, uji kesamaptaan jasmani, leaderless group discussion, serta wawancara siswa dan orang tua.

Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, nantinya akan dipilih sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua.

Program pendidikan berasrama di SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan mampu mencetak generasi muda yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk berkiprah di tingkat nasional maupun global.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya