Berita

SPBU Pertamina (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Kenaikan Harga BBM Dinilai Rasional untuk Jaga APBN

JUMAT, 27 MARET 2026 | 11:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Eskalasi geopolitik global yang semakin memanas di Timur Tengah, telah memicu lonjakan harga minyak dunia dan sudah mempengaruhi harga jual bahan bakar minyak (BBM) di sejuab negara.

Ekonom Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Hendry Cahyono memandang, imbas dari kenaikan harga minyal global yang berdampak pada harga jual BBM ke masyarakat, juga potensi terjadi di Indonesia.

Menurutnya, penyesuaian harga BBM menjadi langkah yang dapat diambil pemerintah, demi menjaga stabilitas fiskal dan menghindari tekanan lebih dalam terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


Pasalanya, ia menyebutkan harga minyak dunia berpotensi terus menembus di atas 100 dolar Amerika Serikat (AS) per barel, jauh dari asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) dalam APBN 2026 sebesar 70 dolar AS per barel.

“Kondisi geopolitik sekarang membawa pemerintah dalam dilema yang sulit. Akan mempertahankan daya beli dengan risiko disiplin fiskal terabaikan atau menaikkan BBM dengan risiko inflasi bahkan stagflasi,” ujar Hendry dalam keterangannya, Jumat, 27 Maret 2026.

Di samping itu, dia meyakini beban subsidi energi akan melonjak tajam dan berisiko memperlebar defisit APBN melewati batas aman 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), apabila harga BBM tidak dilakukan penyesuaian.

"Keputusan menahan harga BBM berarti pemerintah memilih menanggung beban melalui pelebaran defisit. Strategi ini efektif menahan inflasi, tetapi berisiko terhadap stabilitas fiskal jangka panjang,” tuturnya.

Berdasarkan kalkulasinya, Hendry memperkirakan, setiap ada kenaikan harga minyak mentah bagi Indonesia sebesar 1 dolar AS per barel, berpotensi menambah beban subsidi dan kompensasi energi hingga Rp10,3 triliun.

"Selain itu, defisit APBN juga dapat melebar sekitar Rp 6,8 triliun untuk setiap kenaikan tersebut," katanya.

Kemudian, apabila asumsi harga minyak berada di kisaran 85 hingga 92 dolar AS per barel, Hendry memperkirakan kenaikan harga BBM subsidi Pertalite berada pada rentang 5 sampai 10 persen, atau menjadi Rp 10.500 hingga Rp 11.000 per liter dari harga sebelumnya Rp 10.000. 

"Sementara itu, harga solar subsidi diperkirakan naik ke kisaran Rp 7.150 hingga Rp 7.500 per liter dari harga sebelumnya yakni Rp 6.800," ucapnya.

Jika skenario kenaikan harga dibuat seperti itu, Hendry meyakini defisit APBN diperkirakan masih berada di ambang batas aman, yakni mendekati 3 persen terhadap PDB.

Namun jika harga minyak dunia menembus di atas 100 dolar AS per barel, dia menyebut dalam waktu yang berkepanjangan kenaikan harga BBM berpotensi lebih tinggi. 

"Harga Pertalite dapat naik 15 hingga 20 persen menjadi Rp 11.500 hingga Rp 12.000 per liter, sedangkan Solar naik ke kisaran Rp 7.800 hingga Rp 8.200 per liter," paparnya.

“Pada kondisi ini, defisit APBN bisa melampaui 3 persen atau sekitar 3,6 persen PDB jika tidak ada penyesuaian harga,” demikian Hendry menambahkan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya