Berita

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (Foto: Situs DPR RI)

Politik

Komisi X DPR Apresiasi Mendikdasmen: Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas

JUMAT, 27 MARET 2026 | 11:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi X DPR RI mengapresiasi langkah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Abdul Mu’ti membatalkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam rangka efisiensi. Sehingga, proses pembelajaran tetap dilakukan secara tatap muka.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas utama. 

Menurutnya, metode tatap muka terbukti lebih efektif sekaligus penting untuk menjaga kualitas interaksi antara guru dan siswa, termasuk dalam kegiatan praktikum yang tidak dapat tergantikan oleh sistem daring.


Ia juga menilai, mayoritas siswa yang bersekolah relatif dekat dari rumah seiring penerapan sistem zonasi justru berkontribusi pada efisiensi energi, khususnya dari sektor transportasi.

Namun demikian, Hetifah mengingatkan bahwa wacana pembelajaran dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) memiliki sejumlah tantangan jika diterapkan secara luas.

“Belajar dari rumah memiliki sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai jika diterapkan secara luas, mulai dari risiko penurunan capaian belajar (learning loss), keterbatasan interaksi guru dan siswa, hingga potensi meningkatnya kesenjangan akses akibat perbedaan fasilitas dan pendampingan di rumah,” kata Hetifah dalam keterangannya, Jumat, 27 Maret 2026.

Selain itu, kata dia, aspek sosial-emosional peserta didik juga dinilai rentan terdampak karena berkurangnya ruang interaksi dan pembentukan karakter.

Meski begitu, PJJ tetap bisa dimanfaatkan secara fleksibel dalam kondisi tertentu, seperti saat terjadi bencana alam, gangguan akses sementara, atau di wilayah terpencil yang kekurangan tenaga pendidik.

“Dalam situasi tersebut, PJJ menjadi solusi adaptif agar proses belajar tetap berlangsung,” jelas Politikus Golkar ini.

Karena itu, Hetifah mengimbau pemerintah daerah untuk tidak ragu melanjutkan pembelajaran tatap muka pasca libur Idulfitri, sesuai kebijakan yang telah ditetapkan.

“Sembari terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat dukungan bagi guru, serta memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya