Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, di Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur, pada Senin, 27 Januari 2025/Ist

Dunia

Besok Anwar Ibrahim Temui Prabowo di Jakarta, Bahas Perkembangan Geopolitik

KAMIS, 26 MARET 2026 | 16:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim dijadwalkan melakukan kunjungan khusus ke Jakarta, besok Jumat, 27 Maret 2026.

Berdasarkan keterangan tertulis Kantor Perdana Menteri Malaysia yang dirilis Kamis sore, 26 Maret 2026, kunjungan PM Anwar Ibrahim ke Indonesia dilakukan atas undangan Presiden RI Prabowo Subianto

“YAB Dato' Seri Anwar Ibrahim, Perdana Menteri, akan melakukan Kunjungan Khusus ke Jakarta, Republik Indonesia pada tanggal 27 Maret 2026 atas undangan TYT Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia," bunyi laporan tersebut. 


Kedua pemimpin dilaporkan akan membahas eskalasi geopolitik yang kian memanas, khususnya konflik di Asia Barat serta dampaknya terhadap perekonomian kedua negara.

“Kunjungan ini bertujuan untuk membahas perkembangan geopolitik terkini yang semakin memanas, khususnya konflik di Asia Barat yang berdampak langsung pada stabilitas regional dan ekonomi global, termasuk implikasinya bagi Malaysia dan Indonesia," papar laporan Kantor PM Malaysia.

Situasi tersebut dinilai menuntut respons bersama yang lebih terukur. Indonesia dan Malaysia dipandang perlu menyatukan langkah strategis guna mengantisipasi dampak lanjutan yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

Selain itu, kedua pemimpin juga diharapkan mengintensifkan jalur diplomasi untuk meredakan ketegangan sekaligus menjaga keberlangsungan perdagangan global yang kini berada dalam tekanan.

“Dalam konteks ini, kedua pemimpin diharapkan untuk mengintensifkan upaya diplomatik guna meredakan ketegangan dan memastikan keberlanjutan jalur perdagangan dan rantai pasokan global yang sangat penting bagi kesejahteraan rakyat," kata Kantor PM.

Pertemuan Prabowo dan Anwar juga menjadi momentum memperkuat peran ASEAN sebagai kekuatan regional yang solid dalam menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya