Berita

Anies Baswedan, menghadiri halal bihalal yang digelar di kediaman mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Hambalang, Minggu, 23 April 2023.

Politik

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

KAMIS, 26 MARET 2026 | 11:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan antara Anies Baswedan dengan Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono di Cikeas dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi Lebaran.

Pertemuan tersebut dinilai sebagai sinyal awal terbukanya kembali peluang kerja sama politik, termasuk kemungkinan duet Anies–AHY pada Pemilihan Presiden 2029.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai momen halal bihalal kerap menjadi ruang komunikasi politik yang sarat makna di kalangan elite.


“Pertemuan ini tidak bisa dilihat hanya sebagai silaturahmi biasa. Ada upaya membuka kembali kemungkinan agar duet Anies–AHY tetap menjadi opsi yang hidup,” ujar Arifki dalam keterangannya, Kamis, 26 Maret 2026.

Menurutnya, hubungan antara Anies dan Partai Demokrat bukanlah hal baru. Ia mengingatkan bahwa Anies pernah mengikuti Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat pada 2014, yang digagas di era kepemimpinan SBY.

“Artinya, hubungan Anies dengan Demokrat memiliki jejak sejarah politik yang cukup panjang sejak 2014,” kata Arifki.

Selain itu, pada Pemilihan Presiden 2024, pasangan Anies–AHY sempat menjadi salah satu skenario utama sebelum batal pada tahap akhir. Hal ini dinilai menunjukkan bahwa komunikasi politik antara keduanya telah terbangun sejak lama.

Arifki menambahkan, peluang duet tersebut akan sangat bergantung pada dinamika politik ke depan, terutama terkait posisi AHY dalam pemerintahan Prabowo Subianto. Karena itu juga menjadi simbol, Prabowo mempertimbangkan AHY sebagai cawapresnya nanti atau tidak. 

Menurutnya, cairnya komunikasi politik Prabowo dengan Megawati, Jokowi, dan lainnya, membuat AHY tampaknya ingin sediakan payung sebelum hujan. Anies adalah salah satu payungnya, begitu pun AHY salah satu langkah bagi Anies agar kartunya tetap hidup di 2029. 

“Jika Partai Demokrat tidak mendapatkan ruang yang cukup di pemerintahan, maka peluang membangun poros baru bersama Anies bisa kembali terbuka menjelang Pilpres 2029,” ujarnya.

Di sisi lain, Arifki mengakui tantangan terbesar duet tersebut terletak pada ambisi politik masing-masing tokoh. Baik Anies maupun AHY dinilai memiliki posisi tawar sebagai calon presiden.

“Ini yang perlu dicarikan titik temu. Tapi dalam politik, kompromi selalu mungkin terjadi jika kepentingannya bertemu,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa lokasi pertemuan di kediaman SBY di Cikeas memiliki makna simbolik tersendiri, mengingat tempat tersebut kerap menjadi pusat pengambilan arah politik Partai Demokrat.

“Jika pertemuan berlangsung hangat, itu menandakan komunikasi politik tidak hanya terbuka, tetapi juga mendapat ruang yang serius,” tambahnya.

Meski demikian, Arifki menegaskan bahwa pertemuan tersebut belum dapat disebut sebagai keputusan politik.

“Namun cukup kuat untuk dibaca sebagai langkah awal dalam membuka kemungkinan duet Anies–AHY pada Pilpres 2029,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya