Berita

Logo KPK. (Foto: RMOL)

Entertainment

Nyepi Jadi Tamparan Moral, KPK Serukan Lawan Korupsi dari Dalam Diri

KAMIS, 19 MARET 2026 | 13:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan momentum Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sebagai peringatan keras bahwa perang melawan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi harus dimulai dari kesadaran moral setiap individu.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, Nyepi bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan ruang refleksi mendalam untuk menata kembali integritas dan kejujuran yang kerap tergerus kepentingan pribadi.

"Nyepi menghadirkan jeda yang langka, ruang sunyi untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk, sekaligus menata ulang arah batin," kata Budi kepada wartawan, Kamis, 19 Maret 2026.


Menurutnya, dalam keheningan tersebut, setiap individu diuji untuk kembali melihat batas-batas etika yang sering kali dilanggar dalam praktik kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan kekuasaan.

"Dalam keheningan itu, refleksi menjadi lebih jernih tentang kejujuran, integritas, dan batas-batas etika yang tidak boleh dilanggar," jelas Budi.

KPK menilai, praktik korupsi selama ini kerap berakar dari kegagalan menahan diri, ketika nurani dikalahkan oleh ambisi dan kepentingan pribadi.

"Nilai tapa, brata, yoga, dan semadi mengajarkan pengendalian diri, kejernihan pikiran, serta keberanian untuk kembali pada nilai yang benar," ujar Budi.

Lebih jauh, KPK mengingatkan bahwa pemberantasan korupsi sejatinya adalah pertarungan batin yang berlangsung setiap hari, bukan hanya di ruang penyidikan dan persidangan.

"Perang melawan korupsi tidak hanya berlangsung di ruang-ruang penegakan hukum, tetapi juga di dalam diri setiap individu, saat memilih untuk jujur, menolak gratifikasi, dan tidak menyalahgunakan kewenangan sekecil apa pun," terang Budi.

KPK pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Nyepi sebagai momentum memperkuat integritas sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa.

"Melalui semangat Nyepi, KPK mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat integritas sebagai fondasi utama," pungkas Budi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya