Berita

Ilustrasi. (Foto: Instagram RMOL)

Politik

YLBHI Endus Ada Perintah Atasan di Balik Kasus Teror Air Keras

KAMIS, 19 MARET 2026 | 02:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mencurigai adanya keterlibatan struktur komando dalam kasus penyerangan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus yang melibatkan aparat militer.

Dalam diskusi Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita, Ketua Umum YLBHI, Muhammad Isnur mempertanyakan bagaimana sejumlah perwira bisa melakukan operasi tanpa sepengetahuan atasan.

"Kok bisa ada anggota kesatuan keluar keliling-keliling melakukan pengintaian seharian nggak diketahui oleh atasannya. Apakah ini ada perintah dari atasan? Kalau nggak ada perintah, apakah ini sepengetahuan. Kalau nggak sepengetahuan, apakah ini ada pembiaran," kata Isnur seperti dikutip RMOL di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.


Ia menegaskan bahwa dalam sistem militer, tanggung jawab tidak hanya berada pada pelaku langsung.

"Dalam struktur pertanggungjawaban komando, atasan harus bertanggung jawab, nggak bisa hanya pelaku lapangan yang kemudian ditangkap," tegasnya.

Isnur juga mengingatkan agar kasus ini tidak berakhir seperti kasus Munir yang dinilai mandek di level bawah.

"Kami punya kecurigaan kuat, perkara ini akan diupayakan hanya berhenti di level pelaku lapangan," pungkasnya.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya