Berita

Ilustrasi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Kapan Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksinya

RABU, 18 MARET 2026 | 16:02 WIB | OLEH: TIFANI

Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, pergerakan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman diperkirakan akan meningkat signifikan. Setiap tahunnya, momen arus mudik selalu menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan kepadatan di berbagai jalur transportasi, mulai dari jalan tol, jalur arteri, hingga transportasi umum seperti kereta api dan pesawat.

Seiring dengan jadwal libur dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah, masyarakat mulai memperkirakan kapan waktu puncak kepadatan akan terjadi. Lantas, kapan puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 diprediksi berlangsung?

Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Pola ini dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang menerapkan sistem kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) menjelang hari raya, yang umumnya berlangsung pada 16–17 Maret 2026. 


Selain itu, periode mudik tahun ini juga berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi, sehingga diperlukan pengaturan khusus, terutama untuk penyeberangan Jawa Timur menuju Bali guna menghormati umat Hindu. Untuk arus mudik, gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 14 hingga 15 Maret 2026, diikuti gelombang kedua pada 18 hingga 19 Maret 2026. 

Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung dalam dua tahap, yakni gelombang pertama pada 25 hingga 26 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 28 hingga 29 Maret 2026. Lonjakan pergerakan ini sejalan dengan prediksi pemerintah yang memperkirakan total mobilitas masyarakat selama masa Lebaran mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 52 persen pemudik diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi. Tingginya mobilitas tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, terutama jalur tol dan arteri yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya