Berita

Mudik gratis yang digelar Pempov Jateng dan didukung banyak pihak. (Foto: Dokumentasi Aqua)

Nusantara

Pemprov Jateng Gandeng Banyak Pihak Selenggarakan Mudik Gratis

RABU, 18 MARET 2026 | 06:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melepas pemudik tujuan Jawa Tengah (Jateng) dalam program Mudik Gratis. Program tahunan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini mendapat dukungan banyak pihak, termasuk Aqua. 
 
"Mudik merupakan suatu tradisi masyarakat jawa tengah. Dan kami sudah menyiapkan bus yang akan mengantarkan pemudik ke semua daerah di Jateng," kata Ahmad Luthfi dikutip, Rabu, 18 Maret 2026.
 
Ia mengatakan sebanyak 325 armada diberangkatkan  pada tahun ini, meningkat dari 289 bus pada tahun sebelumnya. Ratusan bus tersebut terdiri dari 70 unit dari Pemprov Jateng, 175 unit dari Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, 53 unit dari Bank Jateng, 17 unit dari PT Jasa Raharja, delapan bus dari PT Semen Gresik, serta masing-masing satu bus dari Perum Perumnas dan Aqua. 
 

 
Mantan kapolda Jateng ini melanjutkan, jumlah pemudik yang ikut serta dalam program tahun ini juga meningkat mencapai sekitar 19 ribu warga. Menurutnya, hal ini wajar mengingat program mudik gratis ini sangat diminati masyarakat. 
 
"Jumlah pemudik meningkat dari tahun lalu, masyarakat lebih tertarik karena gratis sehingga bisa menghemat pengeluaran mereka," jelas dia. 
 
Program mudik gratis bertujuan memfasilitasi perantau Jateng terutama yang bekerja di sektor informal, seperti pedagang asongan, kuli bangunan, ART, penyandang disabilitas, pengemudi ojek, sopir angkot dan lain sebagainya. 

Luthfi mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan semua pihak termasuk Aqua dalam menyukseskan mudik gratis ini.  
 
"Jadi semua kami kumpulkan untuk meringankan beban masyarakat kami di perantauan karena mereka sebenarnya merupakan pahlawan devisa," ungkapnya. 
 
Selain dukungan berupa bus, Aqua juga memberikan lebih dari 15.000 botol air mineral secara gratis  untuk menjaga kebutuhan hidrasi pemudik. 

Salah satu peserta mudik gratis tujuan Klaten, Arif mengapresiasi keterlibatan semua pihak termasuk Aqua yang sudah memberikan dukungan program tersebut. Pria 43 tahun yang mudik bersama istri dan tiga orang anaknya itu mengaku terbantu dengan program ini.  
 
"Alhamdulilah saya berterima kasih kepada semuanya karena sudah memudahkan perjalanan kami ke kampung halaman," katanya. 
 
Arif mengaku bisa menghemat uang hingga Rp7 juta untuk ongkos tiket bus dan makan pulang-pergi mudik bersama seluruh keluarga. Dia mengatakan, penghematan uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak. 
 
Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia, Karyanto Wibowo sangat senang bisa membantu masyarakat bertemu keluarga mereka di kampung halaman. 

Ia mengatakan, Aqua akan terus hadir dan menjadi #TemanAdem para pemudik sekaligus terus memenuhi kebutuhan hidrasi pemudik selama di perjalanan dengan produk yang 100 persen murni dari sumber air terpilih dan terjaga kualitasnya. Aqua telah beberapa tahun ikut mendukung program Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini. 
 
"Kami siap untuk menemani perjalanan para pemudik, karena penting untuk memenuhi kebutuhan hidrasi selama perjalanan mudik yang panjang ini, karena menjaga kebutuhan hidrasi akan sangat berpengaruh terhadap fokus dan kesegaran pemudik selama perjalanan," pungkas Karyanto.  
 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya