Berita

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah di Balai Media TNI, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Selasa malam, 17 Maret 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Hukum

TNI Ikut Selidiki Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

SELASA, 17 MARET 2026 | 22:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI turut melakukan penyelidikan internal terkait insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya dugaan keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.

Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, sejak insiden terjadi, TNI langsung merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal.


“Kita melihat ada opini yang berkembang di masyarakat bahwa pelakunya diduga dari TNI. Perlu saya sampaikan, sejak kejadian kami sudah merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal,” kata Aulia di Balai Media TNI, Jakarta Pusat, Selasa malam, 17 Maret 2026.

Namun demikian, Aulia belum dapat memastikan kebenaran dugaan tersebut. Ia meminta publik menunggu hasil penyelidikan yang saat ini masih berlangsung.

“Nanti akan kami update,” ujarnya.

Sementara itu, akibat serangan tersebut Andrie Yunus mengalami luka bakar cukup serius. Berdasarkan informasi yang diterima, korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada beberapa bagian tubuh.

Luka tersebut di antaranya berada di bagian mata, wajah, dada, dan tangan. Saat ini Andrie masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya