Berita

Penandatanganan MoU antara TelkomGroup dan F5, Inc. dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: Dok. Telkom)

Tekno

TelkomGroup–F5 Kolaborasi Hadirkan AI-Secure Connectivity di Indonesia

JUMAT, 13 MARET 2026 | 11:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

TelkomGroup melalui PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) menggandeng F5, Inc. untuk menghadirkan solusi AI-secure connectivity berbasis data center guna memperkuat ekosistem digital Indonesia.

Kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Selasa, 3 Maret 2026, sebagai langkah awal pengembangan layanan konektivitas berbasis AI yang aman dan terintegrasi.

Kolaborasi ini mengintegrasikan kapabilitas data center dan managed services NeutraDC dengan teknologi AI security serta application delivery milik F5. Sinergi tersebut ditujukan untuk menghadirkan layanan yang scalable, aman, dan siap mendukung kebutuhan aplikasi modern serta workload berbasis AI.


CEO NeutraDC Andreuw Th.A.F. menegaskan, kerja sama ini memperkuat posisi NeutraDC sebagai penyedia infrastruktur digital yang AI-ready. 

“Kami mengintegrasikan solusi AI security F5 ke dalam layanan kami agar pelanggan memperoleh infrastruktur yang andal, aman, dan adaptif untuk kebutuhan mission-critical,” ujarnya.

Chief Revenue Officer F5 Chad Whalen menyebut Indonesia sebagai pasar strategis dengan pertumbuhan digital yang pesat. Ia menilai kolaborasi ini memungkinkan integrasi teknologi F5 dengan infrastruktur lokal sehingga menghadirkan solusi yang lebih optimal bagi pelanggan.

Sementara itu, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya TelkomGroup membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing global.

“AI-secure connectivity yang kami kembangkan merupakan integrasi jaringan, data center, cloud, dan keamanan aplikasi untuk mendorong transformasi digital nasional,” jelasnya.

Ke depan, kedua pihak akan menyusun rencana implementasi kerja sama secara komprehensif, mencakup aspek teknis, operasional, hingga komersial, guna mendukung percepatan adopsi teknologi AI di berbagai sektor industri.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya