Berita

Parade Budaya dan Pawai Ogoh-Ogoh berlangsung meriah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. (Foto: PPID DKI)

Nusantara

Sambut Nyepi, Parade Ogoh-Ogoh Meriahkan Bundaran HI

MINGGU, 08 MARET 2026 | 12:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Parade Budaya dan Pawai Ogoh-Ogoh berlangsung meriah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, 8 Maret 2026.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur, Rano Karno ini digelar dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Tahun 2026.

Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Rakyat atau Parisada Hindu Dharma Indonesia.


Parade budaya tersebut melibatkan sekitar 2.000 peserta dengan menampilkan belasan ogoh-ogoh yang diarak dalam satu rangkaian kegiatan budaya di kawasan Bundaran HI.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan ogoh-ogoh merupakan bagian dari tradisi menjelang Nyepi yang memiliki makna simbolis bagi umat Hindu, yakni melambangkan sifat-sifat negatif dalam diri manusia yang perlu disucikan.

“Pemprov DKI Jakarta mendukung kegiatan budaya seperti ini karena menjadi contoh bagaimana tradisi dan budaya dapat menjadi jembatan kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Jakarta yang beragam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan ini berawal dari kunjungan perwakilan umat Hindu Jakarta ke Balai Kota untuk membahas kegiatan menyambut Nyepi.

Rano mengungkapkan, awalnya jumlah ogoh-ogoh yang akan ditampilkan tidak terlalu banyak. Namun, Ia mendorong agar jumlahnya ditambah sehingga dapat ditampilkan dalam parade budaya di pusat kota Jakarta.

“Pada waktu mereka bilang ada ogoh-ogoh, saya tanya ada berapa banyak ogoh-ogoh. Ya kita kira-kira ada delapan. Waduh saya bilang kalau bisa lebih banyakin supaya kita bisa tampilkan di Bundaran HI,” katanya.

Rano menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari kalender budaya yang dirancang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepanjang tahun, mulai dari perayaan Natal, Tahun Baru Imlek, Ramadan, Nyepi hingga Idulfitri.

Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merasa bangga dapat turut menghadiri perayaan tersebut dan berharap peringatan Nyepi tahun ini dapat berjalan dengan khidmat.

“Kami, Bapak Gubernur DKI, Mas Pramono dan saya sangat bangga bahagia hari ini. Mudah-mudahan besok acara Nyepi semua tenang, udara menjadi baik, agar saudara-saudara kita bisa merayakannya,” ucap Rano.

Rano juga menilai, kegiatan tersebut memiliki potensi untuk digelar lebih meriah di tahun-tahun mendatang, terlebih menjelang peringatan lima abad Kota Jakarta pada 2027.

“Saya sangat yakin tahun depan akan jauh lebih luar biasa lagi. Karena Insya Allah pada tahun 2027, Jakarta akan berusia 500 tahun. Di sinilah kehadiran budaya nusantara harus hadir di Jakarta, dalam rangka menyambut lima abad Jakarta,” tandasnya.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya