Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

Warga DKI Diminta Lapor RT/RW Sebelum Mudik

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 19:43 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Warga DKI Jakarta yang akan mudik diminta melaporkan keberangkatan mereka kepada pengurus lingkungan setempat guna memperkuat pengamanan wilayah selama musim libur Lebaran 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov akan menerbitkan surat edaran resmi untuk memastikan pengamanan lingkungan berjalan optimal selama warga meninggalkan ibu kota.

"Jadi, kami akan membuat surat edaran yang akan ditandatangani oleh Sekda, meminta kepada warga yang mudik melaporkan terlebih dahulu, apakah kepada RT, RW, atau Kelurahan setempat yang mau mudik," kata Pramono di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026. 


Menurut dia, pelaporan tersebut penting untuk memetakan rumah kosong dan mencegah potensi gangguan keamanan.

Selain itu, Pemprov juga akan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling di tingkat warga.

"Yang kedua, untuk menjaga keamanan sekaligus menjaga lingkungan, maka nanti Siskamling ketika saat mudik akan kami galakkan kembali," ujarnya.

Pramono menyebut kebijakan ini mulai bisa dijalankan segera. Warga yang berencana mudik sudah dapat melapor kepada RT atau RW masing-masing tanpa harus menunggu surat edaran resmi diterbitkan.

"Sekarang ini pastinya sudah bisa dilakukan. Jadi kalau warga mau mudik, kami persilakan untuk melapor kepada RT/RW setempat," jelasnya.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari antisipasi meningkatnya mobilitas warga saat periode mudik, yang berpotensi meninggalkan banyak rumah dalam keadaan kosong.

Pemprov berharap koordinasi antara warga dan aparat lingkungan dapat meminimalkan risiko pencurian maupun gangguan ketertiban selama musim libur Lebaran.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya