Berita

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto, mengakui ekosistem penyerapan alumni penerima beasiswa LPDP belum sepenuhnya optimal.

Salah satu kegelisahan yang kerap muncul dari para awardee adalah kepastian pekerjaan setelah menyelesaikan studi dan kembali ke Tanah Air. Menurut Sudarto, jaminan pekerjaan bukan sepenuhnya berada dalam kewenangan LPDP, melainkan membutuhkan dukungan ekosistem yang lebih luas.

“Apakah LPDP menjamin nanti kalau mereka pulang dapat pekerjaan? Itu sudah di luar LPDP. Karena itu kami terus membangun dan mengoordinasikan ekosistem dengan berbagai pihak, termasuk industri dan pemerintah daerah, agar sistemnya semakin kuat,” ujar Sudarto saat ditemui pada Rabu malam, 25 Februari 2026.


Untuk menjawab tantangan tersebut, LPDP membuka peluang kerja sama dengan BPI Danantara serta sejumlah pelaku industri, termasuk sektor perbankan. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem talenta sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja bagi alumni.

Sudarto menjelaskan, diskusi dengan BPI Danantara terus berlangsung. Di sisi lain, LPDP juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa bank dalam skema perekrutan talenta unggulan.

Menurutnya, sebagian besar alumni LPDP sebenarnya telah bekerja di berbagai sektor strategis, termasuk perusahaan tambang besar. Namun demikian, LPDP masih melihat peluang kolaborasi melalui skema pro hire atau perekrutan langsung sesuai kebutuhan industri.

Selain memperluas koneksi dengan dunia usaha, LPDP juga memberikan opsi magang maupun kewirausahaan selama dua tahun setelah studi. Skema ini diharapkan menjadi jembatan transisi bagi alumni sekaligus memperkuat kesiapan mereka sebelum masuk atau kembali ke pasar kerja nasional.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya