Berita

Wakil Ketua Komisi X, Lalu Hadrian Irfani di Gedung DPR. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 13:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemanggilan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menyoroti mekanisme, transparansi, serta arah kebijakan pengelolaan beasiswa negara tersebut.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, mengatakan pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan tersebut dalam waktu dekat. 

"Sebelum Lebaran, kami akan mengundang (Direktur LPDP) ke Komisi X," kata Lalu dalam keterangannya, Kamis, 26 Februari 2026.


Menurut Lalu, polemik bermula dari konten viral bertajuk “cukup saya WNI, anak jangan” yang dibuat alumni LPDP. Ia menilai klarifikasi dari pihak pengelola dana pendidikan negara itu diperlukan agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap program beasiswa.

Lalu mengungkapkan, dirinya sebenarnya telah bertemu dengan Sudarto untuk membahas mekanisme beasiswa LPDP. Dalam pertemuan tersebut, ia menyebut LPDP telah memiliki aturan internal. Namun, persoalannya terletak pada minimnya sosialisasi kepada publik. 

"Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan Direktu LPDP. Pada prinsipnya, mereka sudah punya aturan. Tapi permasalahannya adalah aturan tersebut belum tersosialisasikan dengan baik," ungkapnya.

Selain isu sosialisasi aturan, Komisi X juga menyoroti transparansi data penerima beasiswa. Irfani menyebut hingga kini total penerima beasiswa LPDP mencapai 55.641 orang. Ia meminta LPDP membuka secara jelas latar belakang para penerima, termasuk memastikan akses bagi kelompok tidak mampu, masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta lulusan pondok pesantren.

Ia menegaskan tidak ingin beasiswa LPDP hanya dinikmati kalangan tertentu, seperti artis atau anak pejabat. Menurutnya, ketidakjelasan data penerima telah menjadi sorotan publik dan perlu dijawab secara terbuka oleh pengelola program.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya