Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Mahasiswa RI Bangga Bertemu Presiden Prabowo di UEA

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 11:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu, 25 Februari 2026 bukan hanya agenda kenegaraan, tetapi juga menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa Indonesia di sana

Naufal Ahmad Sofyan, mahasiswa S1 di Muhammad bin Zayed University for Humanities yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) PEA mengaku pertemuan singkat itu menjadi kenangan berharga. 

“Kesan dalam menyambut Pak Prabowo adalah sangat senang sekali dan bahagia. Kebetulan kita bisa menjabat tangan beliau dan sangat mengesankan bagi kami. Terutama Bapak Presiden Prabowo, Bapak Presiden yang terhebat,” ujar Naufal.


Menurut Naufal, kunjungan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan bilateral yang selama ini telah terjalin baik. Ia menilai dampaknya tidak hanya terasa dalam sektor ekonomi, tetapi juga pendidikan yang kini ia rasakan langsung sebagai mahasiswa di UEA.

"Semoga dengan kehadiran Bapak Presiden, setiap tahunnya bahkan bisa mempererat hubungan dengan baik, hubungan bilateral, hubungan antar kedua negara yang mana itu berimbas pada segi ekonomi maupun segi pendidikan. Dan salah satunya kita termasuk menjadi imbas dari hubungan yang baik antara Presiden dengan Uni Emirat Arab,” jelasnya.

Kebanggaan serupa disampaikan dua kadet Universitas Pertahanan yang tengah menjalani program pertukaran pelajar di Rabdan Academy. 

Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alief Syahnur Almaida menyebut kesempatan bersalaman langsung dengan Presiden sebagai pengalaman pertama yang sangat berkesan. 

“Ini sebagai pengalaman pertama saya, khususnya untuk bersalaman langsung dengan Bapak Presiden. Tentunya ini menjadi pengalaman tersendiri yang pastinya akan berkesan untuk saya,” ungkap Alief.

Dia pun berharap dukungan pemerintah terhadap akses pendidikan global semakin diperluas.

“Harapan untuk Bapak Presiden sendiri khususnya untuk pelajar, membuka seluas-luasnya pintu untuk kuliah di luar negeri, terutama berkaitan dengan Uni Emirat Arab, untuk kerja samanya bisa lebih diperluas lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Sersan Mayor Dua Kadet Teknik Mesin Carina Alexandrea Silaban menambahkan pentingnya penguatan diplomasi pendidikan agar semakin banyak mahasiswa Indonesia merasakan pengalaman global. 

“Kerja sama diplomatik bisa lebih fokus ke dalam bidang pendidikan sehingga banyak warga-warga dan mahasiswa-mahasiswa dari Indonesia bisa berkesempatan kuliah di luar negeri, merasakan bagaimana berinteraksi dengan orang lain, orang luar negeri, sehingga bisa menambah ilmu bukan hanya dari sisi akademis, tapi juga non-akademis juga,” tuturnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya