Berita

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi dalam peluncuran buku di peringatan "100 tahun Hari Lahir Almh. Ibu Rahmi Hatta" yang digelar di Kediaman Bung Hatta, Jakarta Pusat pada Senin, 16 Februari (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Nusantara

Menteri PPPA Teladani Nilai-Nilai Rahmi Hatta dalam Pemberdayaan Perempuan

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 14:10 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mendiang istri Sang Proklamator, Rahmi Hatta, kerap menjadi sosok teladan perempuan Indonesia yang relevan hingga saat ini, terutama dalam penguatan peran ibu, ketahanan keluarga, hingga kecintaan terhadap produk dan budaya lokal.

Hal tersebut menjadi salah satu inti pembicaraan dalam rangkaian peluncuran buku pada peringatan "100 Tahun Hari Lahir Almarhumah Ibu Rahmi Hatta” yang digelar di Kediaman Mohammad Hatta, Jalan Diponegoro Nomor 57, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 16 Februari.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa Rahmi Hatta dikenal sangat mencintai produk lokal dan merawatnya dengan baik.


“Dari cerita putri-putri beliau, Ibu Rahmi Hatta sangat mencintai produk lokal dan menjaganya dengan baik. Ini menjadi pesan penting bagi generasi penerus untuk tetap mencintai produk Indonesia,” ujar Arifah.

Tak hanya itu, Arifah menilai sosok Rahmi Hatta yang rendah hati dan luwes dalam mengurus keluarga serta mendampingi Bung Hatta dalam tugas kenegaraan dapat menjadi teladan bagi keluarga Indonesia saat ini.

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah rapuhnya komunikasi dalam keluarga, baik antara suami dan istri maupun antara orang tua dan anak.

“Kita sedang mengalami pola asuh keluarga yang rapuh. Komunikasi dalam keluarga semakin sulit, padahal keluarga adalah fondasi sebuah negara. Ini yang harus diperkuat,” tegasnya.

Sementara itu, putri Bung Hatta, Meutia Farida Hatta, mengungkapkan bahwa ibunya merupakan pribadi yang humanis, humoris, serta memiliki semangat belajar yang tinggi sepanjang hidupnya.

Rahmi Hatta terus mengembangkan diri melalui membaca, menonton pertunjukan seni, belajar bahasa asing, hingga mengikuti perkembangan budaya.

“Ibu selalu ingin tahu dunia dan isinya. Beliau belajar sendiri, mendidik diri sendiri, dan kemudian menularkan semangat itu kepada orang lain,” ujar Meutia.

Lebih lanjut, Meutia menekankan pesan penting bagi perempuan Indonesia agar pemberdayaan perempuan, baik di sektor sosial maupun ekonomi, tetap berakar pada kecintaan terhadap Indonesia.

Salah satu bentuk nyatanya adalah penggunaan produk asli Indonesia, mulai dari batik, kain tradisional, hingga aksesori dari berbagai daerah sebagai wujud dukungan terhadap budaya dan produk dalam negeri.

“Pemberdayaan perempuan harus terus berjalan, tetapi jangan lupa mencintai Indonesia. Kita punya tekstil dan budaya yang luar biasa dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Di akhir acara, Meutia mengajak seluruh ibu, khususnya para istri pejabat, untuk lebih peduli terhadap kondisi masyarakat di berbagai lapisan.

“Jangan acuh terhadap kesusahan sesama, apalagi sampai ada kasus anak kelaparan. Perempuan harus peduli, berkomunikasi, dan saling mengingatkan. Itulah yang dicontohkan Ibu saya,” kata Meutia.

Terkait peluncuran buku Rahmi Hatta, Meutia menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan yang akan berlangsung hingga 12 Agustus, bertepatan dengan bulan Bung Hatta.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya