Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK Panggil Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Bupati Indragiri Hulu

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 14:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto hingga Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi terkait anggaran proyek di Dinas PUPR PKPP Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, hari ini, Rabu, 11 Februari 2026, tim penyidik memanggil 16 orang sebagai saksi.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Riau," kata Budi kepada wartawan, Rabu siang, 11 Februari 2026.


Saksi-saksi yang dipanggil, yakni SF Hariyanto selaku Plt Gubernur Riau, Ade Agus Hartanto selaku Bupati Indragiri Hulu, Marjani selaku ajudan Gubernur Riau, Purnama Irawansyah selaku Plt Kepala Bappeda Pemprov Riau.

Selanjutnya, Hatta Said selaku swasta, Tata Maulana selaku tenaga ahli (TA) Gubernur Riau, Khairil Anwar selaku Kepala UPT Wilayah I Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau, Syahrial Abdi selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Thomas Larfo selaku ASN Pemprov Riau.

Kemudian, Fauzan Kurniawan selaku swasta, Ferry Yunanda selaku Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Pemprov Riau, Ardi Irfandi selaku Kepala UPT Wilayah II Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau, Eri Ikhsan selaku Kepala UPT Wilayah III Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau.

Lalu, Ludfi Hardi selaku Kepala UPT Wilayah IV Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau, Baharuddin selaku Kepala UPT Wilayah V Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau, dan Rio Andriadi Putra selaku Kepala UPT Wilayah VI Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau.

Sebelumnya pada Kamis, 18 Desember 2025, tim penyidik telah menggeledah rumah dinas Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto. Dari sana, tim penyidik mengamankan beberapa dokumen dan uang lebih dari Rp400 juta dalam bentuk Rupiah dan dolar Singapura.

Tim penyidik juga telah menggeledah rumah dinas dan pribadi Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto pada Senin, 15 Desember 2025. Dari sana, tim mengamankan uang Rupiah dan dolar Singapura, serta dokumen.

Pada Rabu, 12 November 2025, tim penyidik melakukan penggeledahan di kantor BPKAD Pemprov Riau dan beberapa rumah. KPK juga mengamankan sejumlah dokumen dan BBE.

Selanjutnya pada Selasa, 11 November 2025, tim penyidik menggeledah kantor Dinas PUPR Pemprov Riau. Dari sana, penyidik mengamankan dokumen dan BBE terkait pergeseran anggaran di Dinas PUPR.

Sedangkan pada Senin, 10 November 2025, tim penyidik menggeledah kantor Gubernur Riau. Dari sana, tim penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen dan BBE, di antaranya terkait dengan dokumen anggaran Pemprov Riau.

Sementara pada Jumat, 7 November 2025, tim penyidik menggeledah rumah tersangka Muhammad Arief Setiawan dan Dani M Nursalam di Pekanbaru.

Pada Kamis, 6 November 2025, tim penyidik juga telah menggeledah rumah dinas Gubernur Riau dan beberapa tempat lainnya di Riau. Dari sana, penyidik mengamankan sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, di antaranya CCTV.

Dari hasil OTT yang berlangsung sejak Senin, 3 November 2025, KPK resmi menetapkan 3 orang sebagai tersangka, yakni Abdul Wahid selaku Gubernur Riau, M Arief Setiawan selaku Kepala Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau, dan Dani M Nursalam selaku Tenaga Ahli Gubernur Riau. Ketiganya langsung ditahan sejak Selasa, 4 November 2025 di Rutan KPK.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya