Berita

Aplikasi Tiktok (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Investasi Jumbo TikTok di Thailand Tembus Rp143 Triliun

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 12:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aplikasi berbagi video asal China, TikTok, menegaskan komitmen investasi jangka panjang di Thailand senilai lebih dari 270 miliar Baht atau sekitar Rp143,2 triliun. 

Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Keuangan sementara Thailand, Ekniti Nitithanprapas, usai pertemuan dengan manajemen TikTok dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Dalam pertemuan tersebut, Ekniti bersama Sekretaris Jenderal Board of Investment (BoI) Thailand berdiskusi dengan Kepala Kebijakan Publik TikTok Thailand, Chanida Klaiphan. Pembahasan mencakup rencana investasi infrastruktur digital, pengembangan ekonomi digital, serta perluasan peran TikTok dalam mendukung pelaku usaha dan wirausaha lokal. 


TikTok juga menyatakan komitmen bekerja sama dengan pemerintah dalam perlindungan konsumen, peningkatan literasi keuangan, dan pemberantasan penipuan daring, terutama menjelang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2026 di Thailand.

“Penegasan kembali investasi TikTok mencerminkan kepercayaan investor global terhadap potensi ekonomi digital Thailand,” ujar Ekniti, dikutip dari Bangkok Post, Jumat, 8 Februari 2026. 

Ia menambahkan, pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan keterampilan digital tenaga kerja, serta mendorong pengembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan guna mendukung UKM dan memperkuat daya saing jangka panjang.

Selain investasi utama tersebut, pada 2025 BoI Thailand telah menyetujui investasi bisnis hosting data senilai 127 miliar Baht yang difokuskan pada layanan penyimpanan data berbasis server, terutama untuk mendukung operasional TikTok Pte Ltd di Singapura dan memperkuat infrastruktur data regional.

TikTok menegaskan investasi tersebut bersifat jangka panjang dan diarahkan untuk memperkuat ekosistem digital Thailand, termasuk menjadikan negara itu sebagai basis regional pengembangan konten serta memperluas akses pasar bagi UKM. 

Saat ini TikTok memiliki sekitar 2 miliar pengguna global, termasuk 368 juta di Asia Tenggara, dan telah mendirikan entitas regional TikTok Technologies Co di Thailand sejak 2021 setelah memperoleh promosi investasi dari BoI.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya