Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Logistik dan Streetwear: Ketika Dua Dunia Bertemu

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 12:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

DHL Express Indonesia dan desainer streetwear Machine56 bekerja sama membuat koleksi pakaian yang menggabungkan fungsi sehari-hari dengan tampilan futuristik. Koleksi ini terinspirasi dari kecepatan dan presisi logistik, tapi juga punya gaya modern yang cocok untuk kehidupan sehari-hari.

Machine56, lahir di Bandung dan kini dikenal secara internasional, terkenal dengan tipografi terenkripsi dan visual cyber ala manga. 

Dalam kolaborasi ini, gaya Machine56 dipadukan dengan identitas visual DHL yang khas, tapi bukan sekadar menempelkan logo, melainkan sebuah dialog. Koleksi ini diciptakan bukan hanya untuk dikenakan, tetapi untuk bercerita tentang pergerakan, tentang sistem, dan tentang orang-orang di baliknya.


Beberapa elemen logistik seperti airway bill dan kode industri dijadikan dasar desain, lalu diolah dengan gaya khas Machine56. Koleksi ini mencakup jaket, pullover, messenger bag, lanyard, hingga T-shirt, semuanya menggabungkan fungsi, tampilan kuat, dan gaya hidup yang aktif.

Ahmad Mohamad dari DHL menjelaskan bahwa kolaborasi ini menunjukkan bagaimana logistik dan kreativitas bisa bertemu, sekaligus membuka cara baru untuk terhubung dengan generasi muda, kreator, dan komunitas global.

"Di DHL, pekerjaan kami sejak awal adalah memastikan segala hal bisa terus bergerak. Melalui kolaborasi ini, kami mengeksplorasi kemungkinan yang lahir ketika ide dan kreativitas saling bertemu dan membuka cara pandang baru," ujar Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, dalam keterangannya yang dikutip Jumat 6 Februari 2026..

Bagi Machine56, kolaborasi ini lebih personal. Rajaya Yogaswara, Founder Machine56, mengatakan bahwa bekerja dengan identitas DHL adalah tantangan kreatif: mereka mengambil struktur visual DHL sebagai “cetakan” dan menambahkan sentuhan khas Machine56. Hasilnya adalah kombinasi antara aturan dan ekspresi yang terasa hidup.

Koleksi kapsul ini menjadi langkah baru bagi kreator Indonesia untuk menunjukkan karya lokal di panggung internasional, sekaligus membuktikan bahwa desain dan identitas yang asli bisa bersaing secara global.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya