Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

OTT Dirjen Bea dan Cukai

Bekas Direktur P2 Dirjen Bea Cukai Rizal dan 4 Orang Dikabarkan Sudah Tersangka

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 18:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Para pihak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dikabarkan sudah berstatus tersangka.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, Kamis, 5 Februari 2026, sebanyak lima orang telah ditetapkan tersangka, terdiri dari tiga orang penerima suap dan dua orang pemberi suap pengurusan importasi barang Blueray Cargo.

Sumber redaksi menyebutkan, tersangka penerima suap adalah Direktur P2 DJBC yang saat ini menjabat Kakanwil DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal beserta dua anak buahnya, termasuk Kasi Intelijen DJBC.


"KPK telah melakukan ekspose dan menetapkan status hukum kepada para pihak yang diamankan dalam satu kali dua puluh empat jam. Kami akan sampaikan secara lengkap konstruksi, kronologi, dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam konpers nanti," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis sore, 5 Februari 2026.

Dalam OTT yang berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026, KPK mengamankan 17 orang, terdiri dari 12 orang pegawai DJBC, dan 5 orang dari Blueray Cargo.

Selain itu, tim juga mengamankan barang bukti, di antaranya uang tunai miliaran rupiah dalam mata uang rupiah, dan beberapa mata uang asing seperti Dolar AS, dolar Singapura, dan Yen Jepang, serta logam mulia seberat 3 kilogram emas.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya