Berita

Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra Eka Wardhana. (Foto: Istimewa)

Presisi

Siswa SMP Pelempar Molotov di Kalbar Sekomunitas dengan Pelaku di SMAN 72 Jakarta

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 13:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Siswa SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, yang melempar bom molotov ke sekolahnya, ternyata tergabung dalam satu komunitas dengan siswa pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta, yakni True Crime Community (TCC).

"Pelaku tergabung dalam komunitas yang sama dengan ABH (anak berhadapan dengan hukum) SMAN 72 Jakarta," kata Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra Eka Wardhana saat dihubungi, Kamis 5 Februari 2026.

Sayangnya, Mayndra tidak menjelaskan apakah kedua anak itu tergabung dari grup yang terafiliasi dengan TCC yang sama atau tidak.


Dari temuan Densus 88, jaringan komunitas TCC ada 27 grup, yakni TCC Community, True Crime Community, TCCland Under Akmal, Fuck TCC, TCC, WAG TCC Reborn, WAG TCC Universe, WAG Area TCC, Tanah Suci TCC, TCC Universe V2 dan TCC Community, TCC City Nueva Revolucion, (tccland), FTCI Film True Crime Indonesia.

Berikutnya Indonesia Headhunter, Meinchat, Group Kasih Sayang, Nuapf, Medenist Brigade, Legion Devision, FSP-NB (80 member), Army of Legion hingga Have Sex With Your Gun, AZW Ragebait, Saranjana, Medenism Under Boris, Anarko Libertarian Maoist.

"(Keduanya) mengakses dan terinspirasi komunitas daring yang sama," kata Mayndra 

Menurut Mayndra, pelaku memiliki keinginan untuk melakukan balas dendam kepada rekan-rekannya yang kerap melakukan perundungan.

"Balas dendam kemudian dilampiaskan dengan melakukan aksi kekerasan di sekolahnya," kata Mayndra.

Tim penyidik menemukan beberapa benda berbahaya yakni lima buah gas portable yang bagian sampingnya direkatkan petasan, paku dan pisau, enam buah botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (bom molotov), serta satu bilah pisau.

Kini, Densus 88 mendampingi Polda Kalimantan Barat dalam melakukan penanganan kasus tersebut, mulai dari proses pemetaan hingga pemenuhan alat bukti.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya