Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Kemenkeu)

Bisnis

OTT Pejabat Pajak dan Bea Cukai jadi Momentum Bersih-bersih Purbaya

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 00:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai jadi momentum penting untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Hal tersebut dikatakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat merespons anak buahnya yang terkena OTT KPK pada Rabu, 4 Februari 2026. 

"Kenapa terpukul? Itu justru merupakan titik masuk untuk memperbaiki pajak dan bea cukai sekaligus. Kemarin kan Bea Cukai sudah saya obrak-abrik. Kan yang dapat, yang dipinggirkan, sudah terdeteksi memang sebelumnya emang ada sesuatu yang aneh di situ," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta.


Ia menegaskan akan memberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku jika anak buahnya terbukti terlibat. 

"Kita lihat apa hasilnya OTT itu. Kalau memang orang pajak dan bea cukai ada yang masalah, ya ditindak secara hukum sesuai peraturan undang-undang," jelasnya.

Meski demikian, bendahara negara itu mengatakan akan memberikan pendampingan hukum kepada jajarannya yang terjaring operasi KPK, namun tidak dalam bentuk intervensi hukum.

"Saya tidak akan melepaskan anak buah saya sendirian begitu saja. Kan ada pendampingan hukum dari departemen keuangan. Tapi tidak dalam bentuk intervensi hukum," tuturnya.

Ia memastikan akan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada lembaga pimpinan tersebut.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya