Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Cak Imin Soroti Minimnya Deteksi Dini Usai Tragedi Anak Bundir di NTT

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 17:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tragedi meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga bunuh diri akibat kesulitan ekonomi memantik keprihatinan berbagai pihak. 

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendesak pemerintah, baik pusat maupun daerah, agar lebih peka serta sigap merespons persoalan sosial yang menimpa masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

"Jadi, saya sudah minta kepada seluruh jajaran, baik pemerintah pusat maupun daerah, dan juga kepada masyarakat, untuk betul-betul terbuka terhadap keadaannya," ujar Cak Imin usai menemui Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pengurus PKB di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. 


Menurutnya, peristiwa tersebut sangat menyentuh nurani karena dipicu persoalan yang sebenarnya bisa diantisipasi jika terdapat komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah. 

Ia menegaskan bahwa berbagai persoalan ekonomi maupun pendidikan harus segera dilaporkan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Jadi kepada masyarakat, kalau ada masalah soal ekonomi, soal utang, soal apa saja, soal alat tulis, pendidikan terutama, sampaikan kepada kita. Kita akan bertindak cepat,” tegasnya.

Korban berinisial YBR (10), siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di pohon cengkeh di kebun milik neneknya pada Kamis, 29 Januari 2026. 

Aparat kepolisian masih mendalami latar belakang kejadian, termasuk dugaan korban mengalami tekanan karena tidak dibelikan buku tulis akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya