Berita

(Foto: Dok. Fumida)

Bisnis

Jasa Pembasmi Rayap? Fumida Solusinya

Pakai Metode Drill Inject, Garansi Bebas Rayap Hingga 5 Tahun
JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kehadiran rayap di bangunan atau properti pastinya sangat mengesalkan. Oleh karena itu, adanya jasa pembasmi rayap profesional seperti Fumida menjadi solusi dari semua masalah tersebut.

Rayap dapat menimbulkan berbagai kerusakan baik ke bangunan rumah ataupun perabot dari kayu. Masalahnya, orang terkadang baru menyadari masalah ini saat dampaknya sudah parah.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, biasanya orang memilih untuk bersikap reaktif dengan langsung menyemprotkan produk obat rayap secara mandiri. Padahal, hal itu hanya mengatasi dalam jangka pendek saja.


Hadir dengan tujuan untuk membasmi masalah rayap Anda, Fumida tentu menekankan sikap profesional penuh pengalaman tinggi. Jasa tersebut hadir menawarkan berbagai metode terbaik untuk mengatasi gangguan rayap yang sudah terjadi ataupun sekadar pencegahan awal.

Pengalaman bertahun-tahun dalam bidang ini pastinya membuat para pelanggan tidak perlu takut akan hasil yang tidak tuntas. Bahkan, dari testimoni pelanggan banyak yang merasa puas karena rayap dapat di atasi dalam jangka waktu panjang.

Selain itu, garansi juga diberikan bagi konsumen mulai dari 3 sampai 5 tahun. Metode efektif seperti drill inject juga telah diterapkan supaya dapat memberikan hasil lebih maksimal terhadap kawanan rayap pengganggu.

Untuk memudahkan dalam pengerjaan, Anda sebagai konsumen juga diberikan survey gratis oleh pihak Fumida.

Jika Anda ingin menggunakan jasa Fumida terutama metode drill inject. Berikut adalah estimasi harganya:

- Harga jasa: Rp 40.000-Rp 45.000 / m2
- Minimum biaya pengerjaan < 100 m2: Rp 4.500.000 mengikuti kondisi dan luas properti bangunan.
- Garansi layanan: 3 tahun (pasca konstruksi) dan 5 tahun (pra konstruksi)

Dengan harga di atas pelanggan juga sudah dapat konsultasi awal dengan pihak jasa. Selain itu, ada juga layanan survei langsung ke lokasi untuk memastikan kebutuhan dan strategi terbaik selama proses pembasmian. Perlu digarisbawahi, konsultasi dan survei tersebut diberikan secara gratis.

Berikan segera perlindungan bangunan ataupun perabotan rumah Anda secara menyeluruh. Langsung saja hubungi pihak Fumida saat mulai terlihat gangguan rayap sebelum kerusakan yang ditimbulkan semakin parah. Hubungi Fumida Sekarang di 0812-8866-8855 (Customer Service 24 Jam).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya