Berita

Founder Jendela Dunia Kita (JDK), Rustini Muhaimin. (Foto: Humas PKB)

Nusantara

Budaya Literasi Harus Hidup hingga ke Rumah Ibadah

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 18:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Literasi tidak semestinya berhenti di ruang kelas dan perpustakaan sekolah. Budaya membaca dan berpikir kritis justru perlu dihidupkan di ruang-ruang yang paling dekat dengan masyarakat, termasuk di rumah ibadah.

Founder Jendela Dunia Kita (JDK), Rustini Muhaimin, meresmikan Pojok Baca Istiqomah hasil kerja sama JDK dengan Masjid Al-Istiqomah, Kemang, Jakarta Selatan.

"Semakin banyak ruang yang menyediakan akses bacaan, semakin besar pula peluang kita membangun budaya literasi,” katanya seperti dikutip redaksi, Senin, 26 Januari 2026.


Melalui Pojok Baca ini, Rustini berharap anak-anak dan remaja yang datang ke masjid dapat memanfaatkan waktu sebelum atau sesudah beribadah untuk membaca buku. 

Kehadiran pojok baca di masjid diharapkan mampu menjadikan aktivitas membaca sebagai kebiasaan yang menyatu dengan keseharian.

Selain menumbuhkan minat baca, Pojok Baca Istiqomah juga diharapkan menjadi alternatif positif untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai. 

Menurut Rustini, tantangan terbesar dalam membangkitkan semangat membaca saat ini adalah dominasi gadget dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita semua tahu tantangan terbesar literasi saat ini adalah gadget. Hampir semua orang, termasuk anak-anak, menggunakannya. Akibatnya, banyak yang lupa pada prioritas kegiatan yang seharusnya dilakukan. Melalui pojok baca ini, kami ingin menghadirkan ruang yang mengajak anak-anak kembali dekat dengan buku,” jelasnya.

JDK, lanjut Rustini, optimistis kolaborasi dengan masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat dapat menjadi model pengembangan literasi berbasis komunitas yang berkelanjutan. "Dan sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan ilmu dan karakter," pungkasnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua Muslimah Al-Istiqomah Tati Suparti, Camat Mampang Prapatan Jazuri, Ketua Tim JDK Miftahul Jannah, serta pendongeng Dunkdunk.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya