Berita

Alex Pretti (Foto: USA Today)

Dunia

Perawat ICU Tewas Ditembak Petugas Imigrasi AS, Protes Meluas di Minneapolis

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 13:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang perawat unit perawatan intensif (ICU) bernama Alex Pretti (37) tewas ditembak petugas imigrasi federal Amerika Serikat saat operasi penegakan hukum imigrasi di Minneapolis, Minnesota, Sabtu waktu setempat, 24 Januari 2026. 

Juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), Tricia McLaughlin, menyatakan petugas melepaskan tembakan defensif setelah seorang pria bersenjata mendekati mereka dan melawan secara keras saat hendak dilucuti.

Namun, rekaman video warga yang beredar luas justru memperlihatkan Pretti memegang telepon genggam tanpa terlihat senjata. 


Kepala Kepolisian Minneapolis, Brian O’Hara menyebut polisi meyakini Pretti adalah pemilik senjata yang sah dan memiliki izin membawa senjata. 

Keluarga korban menggambarkan Pretti sebagai perawat ICU di rumah sakit veteran (VA) yang dikenal aktif menentang kebijakan pengetatan imigrasi Presiden Donald Trump. 

Mereka menegaskan bahwa Pretti memegang ponsel, sementara tangan kirinya terangkat saat berusaha melindungi seorang perempuan yang didorong petugas imigrasi.

“Kami patah hati, tetapi juga sangat marah. Kebohongan menjijikkan yang disampaikan pemerintah tentang putra kami tidak dapat diterima,” kata keluarga, seperti dikutip dari Associated Press.

Penembakan terjadi di kawasan yang sebelumnya sudah memanas akibat kasus penembakan fatal lain oleh petugas imigrasi awal Januari lalu.

Ratusan warga mendatangi lokasi kejadian dan berhadapan langsung dengan petugas federal. Aparat merespons dengan penggunaan tongkat dan granat kejut, sementara Garda Nasional Minnesota dikerahkan atas perintah Gubernur Tim Walz untuk mengamankan lokasi dan sebuah gedung federal yang menjadi pusat aksi protes.

Di tengah suhu ekstrem minus enam derajat Celsius, ratusan warga tetap berkumpul di sekitar lokasi kejadian untuk menggelar aksi damai dan doa bersama. 

Sejumlah poster bertuliskan “Justice for Alex Pretti” terlihat di antara kerumunan, sementara warga menyalakan lilin dan menyuarakan tuntutan keadilan.

Presiden Donald Trump menanggapi insiden penembakan tersebut melalui media sosial dengan mengkritik Gubernur Walz dan Wali Kota Minneapolis. 

Ia mempertanyakan keberadaan polisi lokal dan menuduh pimpinan daerah dari Partai Demokrat telah menghasut pemberontakan melalui retorika mereka.

Gubernur Tim Walz menyatakan negara bagian Minnesota akan memimpin penyelidikan karena tidak percaya terhadap penanganan otoritas federal. 

Kepala Biro Investigasi Kriminal Minnesota, Drew Evans, mengungkapkan petugas federal sempat menghalangi penyidik negara bagian meski surat perintah pengadilan telah diperoleh.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya