Berita

Tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu, Rizal Fadillah. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 02:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang telah dipecat, Rizal Fadillah mempersoakan lambannya klarifikasi Eggi Sudjana pasca pertemuan dengan mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Demikian disampaikan Rizal dalam perbincangan di kanal YouTube Forum Keadilan TV, saat menanggapi pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi, dikutip Kamis 15 Januari 2026.

Rizal yang juga salah satu tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu Jokowi ini menilai keterlambatan itu justru memicu fitnah dan prasangka di tengah publik.


“Kalau berbasis keagamaan, fitnah dan syak wasangka itu haram. Pertemuan itu tertutup, diam-diam, dan justru dengan pihak yang sedang dipersoalkan. Ini berimplikasi luas,” kata Rizal.

"Jangan-jangan (Eggi Sudjana bersama Damai Hari Lubis)," sudah nyeberang," sambungnyarizal

Selain itu, Rizal menegaskan, TPUA sejak awal berkomitmen menjadikan Jokowi sebagai subjek yang harus dimintai pertanggungjawaban terkait polemik ijazah, bukan pihak yang diajak berkompromi.

"Jokowi kita jadikan subjek untuk dibongkar ijazahnya. Sebelum terbongkar nggak ada kompromi," kata Rizal.

Diketahui, Eggi Sudjana bersama Damai Hari Lubis menemui Jokowi di Solo. Pertemuan berlangsung di kediaman Jokowi di Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Kamis sore, 8 Januari 2026.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya