Berita

Presiden Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026 (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 19:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Presiden Prabowo Subianto yang menginisiasi Sekolah Rakyat yang hingga kini sudah terealiasasi di 166 titik diapresiasi Anggota DPR RI, Mori Hanafi. Ke depan, program tersebut menargetkan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Menurut Legislator Partai Nasdem itu, kebijakan itu menunjukkan keberpihakan nyata negara terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu dan mereka yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan.

“Ini langkah besar dan sangat strategis. Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara hadir untuk anak-anak yang paling membutuhkan. Sekolah Rakyat adalah simbol keadilan sosial di bidang pendidikan,” ujar Mori di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.


Ia menilai, keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi solusi konkret untuk menekan angka putus sekolah, sekaligus mencetak generasi baru yang lebih siap bersaing dan berkontribusi bagi daerahnya.

Mori berharap, dari target 500 Sekolah Rakyat tersebut, Pulau Sumbawa khususnya wilayah Bima dan Sumbawa menjadi prioritas, mengingat masih tingginya kebutuhan akses pendidikan di wilayah tersebut.

“Target 500 Sekolah Rakyat ini harus dibagi secara adil. Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Ia juga mengajak pemerintah daerah untuk proaktif menyiapkan lahan, data anak putus sekolah, serta dukungan sosial agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Ini momentum besar. Jangan sampai peluang ini lewat tanpa kesiapan daerah,” tutup Mori.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya