Berita

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto: Istimewa)

Politik

SBY: Penanganan Bencana Tak Segampang yang Dibayangkan

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 15:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh elemen masyarakat diajak untuk memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemerintah dalam menangani bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. 

Ajakan itu disampaikan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dalam pernyataan resmi di akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono dikutip Jumat, 26 Desember 2025.

SBY mengatakan, bencana berskala besar tidak bisa ditangani secara instan. Ia menilai proses tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan waktu, sumber daya besar, serta perencanaan dan pelaksanaan yang matang.


“Penanganan bencana itu kompleks dan tidak segampang yang dibayangkan. Terutama pada fase tanggap darurat yang biasanya terjadi kelumpuhan di sana-sini,” ujar SBY.

Ia menjelaskan, pengalaman menghadapi bencana besar semasa memimpin pemerintahan, seperti tsunami Aceh dan Nias, gempa Yogyakarta dan Padang, serta sejumlah bencana lainnya, menunjukkan bahwa rekonstruksi dan rehabilitasi memerlukan kebijakan yang utuh, pendanaan yang memadai, serta implementasi yang efektif.

SBY menegaskan pentingnya komando dan pengendalian yang kuat dalam situasi krisis. Menurutnya, idealnya Presiden memimpin langsung manajemen krisis, meski setiap kepala pemerintahan memiliki gaya dan pendekatan yang berbeda.

“Apa yang dilakukan oleh Presiden Prabowo saat ini bisa tidak sama dengan yang saya lakukan dulu. Ini disebabkan oleh perbedaan situasi atau konteks dari bencana itu; perbedaan jenis bencana dan magnitude dari kerusakan yang ditimbulkan, serta perbedaan cara di antara para pemimpin,” kata SBY.

Namun demikian, SBY menilai Presiden Prabowo menunjukkan keseriusan dengan turun langsung ke lapangan serta memberikan atensi penuh terhadap penanganan bencana di Sumatera. 

Ia juga menyebut pemerintah telah mengambil sejumlah kebijakan strategis untuk membangun kembali daerah-daerah yang terdampak.

Saat ini, menurut SBY, perhatian utama harus difokuskan pada rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar pulih dan bangkit lebih baik dari sebelumnya.

Ia menekankan, keberhasilan rekonstruksi ditentukan oleh konsep yang tepat, kepemimpinan lapangan yang efektif, pelaksanaan rencana yang disiplin, serta akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Lebih jauh, SBY pun mengajak masyarakat untuk tidak terjebak pada perdebatan yang kontraproduktif, melainkan bersatu mendukung upaya pemerintah demi memastikan masa depan yang lebih baik bagi saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana.

“Mari kita dukung langkah-langkah pemerintah untuk membangun kembali Sumatera pasca bencana dan memastikan saudara-saudara kita yang terkena musibah memiliki masa depan yang baik,” demikian SBY.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya