Berita

Ilustrasi

Politik

Kredit Bank Lesu ke Level 7,36 Persen pada Oktober 2025

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 21:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kredit perbankan tumbuh melambat 7,36 persen secara tahunan menjadi Rp8.220 triliun hingga Oktober 2025. 

Angka pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 7,70 persen (yoy).

“Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 15,72 persen, diikuti kredit konsumsi 7,03 persen, sementara kredit modal kerja hanya naik 2,39 persen yoy,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam konferensi pers RDK OJK secara daring, dikutip Jumat, 12 Desember 2025.


Dari sisi debitur, kredit korporasi tumbuh 11,02 persen (yoy). Sebaliknya, kredit UMKM justru terkontraksi tipis 0,11 persen di tengah fokus perbankan memperbaiki kualitas portofolio UMKM.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tercatat tumbuh 11,48 persen (yoy) menjadi Rp9.756 triliun pada Oktober 2025, lebih tinggi dari September yang tumbuh 11,18 persen.

Dian memastikan kondisi likuiditas industri perbankan tetap terjaga. Rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) berada di level 130,97 persen dan AL/DPK mencapai 29,47 persen, masih jauh di atas ambang batas masing-masing 50 persen dan 10 persen.

“Adapun liquidity coverage ratio (LCR) berada di level 210,43 persen,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya