Berita

Ilustrasi

Olahraga

Atlet DKI Sumbang 18 Medali di SEA Games 2025

MPOJ: Jangan Percaya Dengan Manuver Perusak Olahraga

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 21:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kontingen Indonesia menempati peringkat ketiga klasemen sementara di SEA Games 2025, dengan torehan 52 medali. Posisi puncak dihuni Thailand dengan 83 medali.

Di tengah persaingan ketat, atlet Jakarta justru terus menyala. Jakarta berhasil menyumbang 18 medali, terdiri dari 8 emas, 7 perak, dan 3 perunggu di Pesta Olahraga Asia Tenggara yang digelar dua tahun sekali ini.  

Prestasi ini sekaligus membantah adanya narasi miring bahwa pembinaan atlet di Jakarta tak berjalan.


Peneliti Masyarakat Pemantau Olahraga Jakarta (MPOJ) Sofwan Sulthon menilai, 18 medali yang diraih Jakarta untuk merah putih di SEA Games 2025 adalah bukti nyata keberhasilan pembinaan yang dilakukan bersama-sama para ekosistem olahraga di Jakarta.

Menurutnya, pembinaan prestasi yang dijalankan KONI Jakarta di bawah komando Prof Hidayat Humaid masih on the track atau sesuai target. 

"Artinya, pola pembinaan berjalan dan terus berbenah untuk menghadapi PON XXII tahun 2028 menjadi juara. Saya harap seluruh cabor di Jakarta tetap konsen dan solid," kata Sofwan kepada wartawan, Jumat 12 Desember 2025.

Ia menegaskan bahwa prestasi atlet Jakarta di SEA Games tak bisa dipadamkan oleh narasi nakal dari pihak-pihak ambisius yang mau menyeret olahraga ke ranah kepentingan politik.

"Olahraga itu bukan politik. Banyak gaya dan gagah gagahan sok paling hebat di republik ini," tegasnya.

Adapun  medali yang disumbang atlet Jakarta di SEA Games 2025 datang dari cabang olahraga Akuatik- Renang (3 emas), Atletik (1), Badminton (1), Bola Basket 3x3 (1), Petanque (1), dan Ski Air (1). 

Untuk perak, masing-masing diraih dari Atletik (1), Badminton (1), Catur (1), Dayung- Canoe (1), Hoki 5s (1), MMA (1), dan Ski Air (1). Sementara medali perunggu disumbang dari Atletik (1), Hoki 5s (1), dan Karate (1).

Sofwan  menilai, adanya narasi yang ingin merusak pembinaan olahraga prestasi. 

Untuk itu, MPOJ mengingatkan kepada seluruh cabang olahraga (cabor) dan pengurus provinsi (pengprov) agar tidak tergoda dengan janji manis para pemburu jabatan yang ingin merusak olahraga prestasi. 

"Biarkan saja itu para petualang bermanuver, jangan sampai dikasih celah para perusak," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya