Berita

Ilustrasi uang Rupiah (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Rupiah Melaju Kencang saat Pasar Respon Kebijakan Pemotongan Suku Bunga The Fed

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 12:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nilai tukar Rupiah menunjukkan pergerakan yang sangat positif terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat siang 12 Desember 2025. 

Penguatan mata uang domestik ini dipicu oleh hasil penting dari pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Desember 2025.

Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah di pasar spot exchange melesat 22 poin atau 0,13 persen ke level Rp16.654 per Dolar AS. 


Penguatan ini melanjutkan tren positif dari penutupan perdagangan kemarin, Kamis 11 Desember 2025 di level Rp16.676.

Kenaikan Rupiah disinyalir  disebabkan oleh dua langkah utama dari The Fed di mana bank sentral Amerika itu memangkas suku bunga kebijakan sebesar 25 basis points (bps) menjadi 3,50-3,75 persen.  Bank sentral AS juga mengumumkan dimulainya kembali pembelian surat berharga Pemerintah AS senilai 40 miliar Dolar AS.

Langkah-langkah tersebut ditafsirkan pasar sebagai sinyal keluar dari kebijakan Quantitative Tightening (QT), yang secara luas memicu pelemahan pada mata uang Dolar AS (Indeks Dolar tercatat naik tipis 0,03 persen di level 98,37).

Pelemahan Dolar AS semakin diperkuat oleh data ekonomi dari AS, yaitu kenaikan signifikan pada Initial Jobless Claims (klaim tunjangan pengangguran awal) menjadi 236 ribu. 

Angka ini jauh melampaui perkiraan konsensus 220 ribu, sekaligus menjadi peningkatan mingguan terbesar sejak Maret 2020, menunjukkan melemahnya pasar tenaga kerja AS.

Berdasarkan faktor-faktor global tersebut, Rupiah diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp16.625 - Rp16.725 per Dolar AS.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya