Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Trio Utama Wall Street Naik Tipis di Akhir Pekan

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat mengakhiri pekan dengan kenaikan tipis, di mana para investor masih yakin bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan minggu depan.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 6 Desember 2025, pada penutupan perdagangan Jumat, Dow Jones naik 0,22 persen menjadi 47.954,99, S&P 500 menguat 0,19 persen ke 6.870,40, dan Nasdaq bertambah 0,31 persen menjadi 23.578,13. Selama sepekan, ketiga indeks utama AS juga mencatat kenaikan kedua secara berturut-turut.

Setelah berakhirnya penutupan pemerintahan AS selama 43 hari, pasar masih mencerna data-data ekonomi yang sempat tertunda. Data dari Departemen Perdagangan menunjukkan belanja konsumen AS naik 0,3 persen pada September, sesuai perkiraan, meski angka Agustus direvisi turun. Indeks harga PCE -- indikator inflasi yang dipantau Fed -- juga naik 0,3 persen dan secara tahunan mencapai 2,8 persen, sejalan dengan proyeksi.


Di sisi lain, survei University of Michigan mencatat sentimen konsumen meningkat ke level 53,3, lebih tinggi dari perkiraan 52. Ekspektasi pasar kini menilai peluang pemangkasan suku bunga 25 basis poin mencapai 87 persen, jauh lebih tinggi dibanding dua minggu lalu.

“Investor fokus pada pertemuan Fed minggu depan. Peluang pemangkasan suku bunga cukup besar, tinggal bagaimana sinyal kebijakan ke depan,” ujar Michael Sheldon dari Washington Trust Wealth Management.

Sementara itu, saham Warner Bros Discovery melonjak 6,3 persen setelah Netflix sepakat membeli bisnis studio dan streaming perusahaan tersebut senilai 72 miliar Dolar AS. Sebaliknya, saham Netflix melemah hampir 3 persen. Paramount Skydance, yang sebelumnya ikut bersaing dalam proses akuisisi, anjlok hampir 10 persen.

Sektor komunikasi menjadi sektor terbaik dalam indeks S&P 500, sementara sektor kesehatan melemah setelah para penasihat vaksin AS mencabut rekomendasi lama terkait imunisasi hepatitis B untuk bayi baru lahir. Indeks saham berkapitalisasi kecil, Russell 2000, juga terus menguat dan diperkirakan akan diuntungkan dari prospek pemangkasan suku bunga.

Dari sisi individual, saham Ulta Beauty melesat 12,7 persen setelah menaikkan proyeksi penjualan dan laba tahunannya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

UPDATE

Tiba di Amman, Prabowo Disambut Putra Mahkota hingga Dikawal Jet Tempur

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit Didorong Optimisme AI

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:14

KPK Bakal Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Kasus Suap Importasi

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:55

Duduk Bareng Bahas Ritel: Upaya Mendag Sinkronkan Aturan dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:39

Mantan PM Norwegia Dirawat Serius Usai Dugaan Percobaan Bundir di Tengah Skandal Epstein

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:26

Indeks STOXX 600 Naik 0,23 Persen, Dekati Rekor Tertinggi di Tengah Dinamika Tarif AS

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:16

Kemenag Kejar Target: Dana BOP dan BOS Rp4,5 Triliun Harus Cair Sebelum Lebaran 2026

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:05

NasDem Berpeluang Mengusung Anies Lagi

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:51

Roy Suryo Cs versus Penyidik Polda Metro Makin Seru

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:34

Yuk Daftar Mudik Gratis 2026 Kota Bandung

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:24

Selengkapnya