Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Rosan Ungkap Pertemuan Prabowo dengan Petinggi Perusahaan Rusia di Istana

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 15:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan CEO Sistema Group dan jajaran direksinya bersama Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 20 November 2025.

Kabar itu diungkap oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani usai mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut.

Dikatakan bahwa kunjungan SIstema Group dengan Presiden RI merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya di St. Petersburg pada pertengahan 2025. 


“Ketemu dengan owner-nya juga datang tadi, CEO-nya datang, dan grup direkturnya juga datang semua. Melanjuti pertemuan yang di St. Petersburg,“ ujarnya.

Menurut Rosan, salah satu fokus pembahasan adalah potensi kerja sama di sektor kesehatan, termasuk peluang kolaborasi pembuatan obat dengan Biofarma dan Kimia Farma. 

"Mereka memiliki rumah sakit juga sampai 160. Kemudian mereka juga perusahaan paten dan obat terbesar di Rusia juga. Untuk potensi kerja sama dengan Biofarma dan Kimia Farma, itu sudah bertemu di Bandung dan sekarang akan tindak lanjut seterusnya,“ tuturnya.

Selain kesehatan, Sistem? Group juga membuka pembahasan di sektor galangan kapal. Kedua pihak berencana membangun kapal listrik  bersama dengan kapasitas penumpang mencapai 200 orang. 

“Mereka salah satu perusahaan galangan kapal terbesar juga, untuk membangun kapal listrik penumpang, kurang lebih untuk 200 orang, 100 orang, untuk antar pulau,“ kata Rosan seraya menyebut produksi kapal rencananya dilakukan di Indonesia bekerja sama dengan PT PAL.

Sistema Group juga menunjukkan minat di sektor perhotelan. Mereka salah satu perusahaan yang memiliki hotel terbanyak di Rusia.  

“Mereka mau kerja sama untuk perhotelan, untuk kalau bisa me-manage hotel yang ada, potensi hotel yang ada di Indonesia. Itu juga yang dibicarakan,“ terang Rosan. 

Di bidang pendidikan, perusahaan tersebut berniat mengirim tenaga pengajar untuk memperkuat pembelajaran bahasa Rusia di sejumlah perguruan tinggi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya